Tambolaka, TIMESNTT.COM — Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, ST, memimpin Apel Gabungan yang digelar di halaman Kantor Bupati, Puspem Kadula, Senin (20/10/2025). Apel ini dihadiri para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta tenaga kontrak lingkup Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya.

Dalam amanatnya, Bupati kembali menekankan pentingnya kedisiplinan dan etika ASN dalam menjalankan tugas. Ia menyoroti masih ditemukannya pegawai yang tidak konsisten terhadap aturan, termasuk ketidakhadiran dan keterlambatan masuk kantor.

Penerapan finger print di setiap perangkat daerah harus betul-betul dilaksanakan tanpa pengecualian. Sistem absensi elektronik ini menjadi instrumen pengawasan sekaligus bukti komitmen terhadap kedisiplinan,” tegasnya. Ia meminta seluruh kepala OPD melakukan pemantauan rutin dan melaporkan hasilnya secara berkala.

Baca Juga  Bupati SBD Serahkan 150.000 Buku Bermutu untuk Perpustakaan Desa dan Rumah Ibadah Dorong Gerakan Literasi Menuju SBD Cerdas

Selain kedisiplinan, Bupati juga mengingatkan ASN untuk menjaga etika kerja dan menghormati pimpinan. “Etika dalam bertugas harus dijaga, termasuk menjunjung tinggi loyalitas dan kebersamaan di lingkungan kerja,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Bupati turut menyinggung persoalan batas wilayah antara Desa Weekura dan Desa Werilolo. Ia menegaskan bahwa penyelesaian tapal batas harus dilakukan segera dengan mengedepankan aturan dan semangat persaudaraan.

Jangan sampai persoalan tapal batas justru mengganggu kerukunan masyarakat. Pemerintah hadir untuk memastikan bahwa setiap wilayah memiliki kejelasan administrasi tanpa menimbulkan konflik,” kata Bupati Ratu Ngadu.

Menjelang perayaan Natal, Bupati meminta seluruh perangkat daerah memulai persiapan lebih awal. Ia menekankan bahwa Natal tidak hanya harus berlangsung khidmat, tetapi juga dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata religi.

Baca Juga  Bupati SBD Saksikan Penyerahan Bantuan Sumur Bor dari Konsulat RRT

Jika ditata dengan baik, Natal bisa menjadi daya tarik wisata. Mulai dari dekorasi kota, rangkaian acara keagamaan, hingga aksi sosial, semuanya harus direncanakan agar tamu dari luar bisa datang dan merasakan suasana Natal yang penuh damai di daerah kita,” ujarnya.

Mengakhiri amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN menjadi teladan bagi masyarakat. “Disiplin bukan hanya soal hadir tepat waktu, tetapi juga tentang komitmen, tanggung jawab, dan menghargai aturan. Mari bekerja dengan hati dan menjaga marwah pemerintah,” katanya.

Apel gabungan ini menjadi momentum penguatan kedisiplinan, etika kerja, serta konsolidasi program menjelang akhir tahun di Kabupaten Sumba Barat Daya.***