WhatsApp Channel Banner

Jajaran Pengurus Baru Bank NTT Resmi Dilantik, Begini Pesan Gubernur NTT

waktu baca 3 menit
Kamis, 13 Nov 2025 01:56 109 Times NTT

Kupang, Timesntt.com-Jajaran direksi Bank NTT yang terdiri dari Charlie Paulus (Direktur Utama), Rahmat Saleh (Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia), Aloysius RA Geong (Direktur Kredit), dan Heru Helbianto (Direktur Dana dan Treasury). Sementara posisi Komisaris Utama dijabat oleh Stefanus Donny Heatubun secara resmi dilantik oleh Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Kamis 13 November.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri para bupati dan wali kota pemegang saham seri A, pejabat Bank Indonesia Provinsi NTT, serta keluarga besar pejabat yang dilantik.

Dalam upacara pelantikan, para pejabat baru mengucapkan sumpah jabatan. Gubernur Laka Lena menegaskan bahwa tanggung jawab yang diemban bukan hanya kepada perusahaan, melainkan juga kepada bangsa dan negara Republik Indonesia, termasuk menjaga dan menegakkan Pancasila serta Undang-Undang Dasar 1945.

“Janji ini bukan sekadar formalitas, tetapi janji terhadap Tuhan Yang Maha Esa yang harus ditepati dengan keikhlasan dan kejujuran. Tugas saudara-saudara sangat mulia — menggerakkan ekonomi rakyat NTT,” ujar Gubernur dalam sambutannya.

Gubernur Laka Lena menekankan bahwa transformasi Bank NTT bukan semata pergantian orang, melainkan pembangunan sistem kerja, budaya organisasi, dan tata kelola baru yang transparan dan akuntabel.

“Kita ingin membangun kepemimpinan yang melayani, bekerja dengan data dan strategi yang baik, serta berpikir dengan cara baru. Transformasi ini adalah simbol perubahan menuju Bank NTT yang sehat, efisien, dan berorientasi pada rakyat,” ujarnya.

Baca Juga  Deretan Prestasi Pemkot Kupang

Pelantikan direksi dan komisaris baru ini merupakan hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) yang digelar sehari sebelumnya, setelah melalui proses seleksi panjang selama enam bulan sejak Mei 2025.

Dalam arahannya, Gubernur Laka Lena menetapkan lima fokus utama bagi manajemen baru untuk memperkuat peran Bank NTT sebagai motor penggerak ekonomi daerah:

Pertama, Menegakkan tata kelola yang baik dengan disiplin dan keteladanan.

Kedua, Menata kembali jaringan dan layanan perbankan agar tumbuh sehat dan berkelanjutan berbasis potensi lokal.

Baca Juga  Bupati SBD Dorong Digitalisasi Desa Lewat Sosialisasi CMS Bersama Bank NTT

Ketiga, Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan hingga pelosok NTT melalui digitalisasi layanan.

Keempat, Memperkuat permodalan dan manajemen risiko agar mampu bersaing di tingkat regional dan nasional.

Kelima, Membangun sinergi dengan pemegang saham—pemerintah kabupaten/kota, Bank Jatim, dan masyarakat—agar setiap keputusan mencerminkan kepentingan publik.

“Bank NTT harus hadir untuk rakyat. Membantu pembiayaan bagi UMKM, petani, nelayan, dan peternak yang selama ini belum menjadi perhatian utama perbankan besar,” tambah Gubernur.

Pemerintah Provinsi NTT sebagai pemegang saham pengendali berkomitmen mendukung penuh langkah transformasi tersebut. Gubernur menegaskan bahwa Bank NTT harus menjadi instrumen nyata pembangunan ekonomi daerah, bukan sekadar simbol kebanggaan daerah.

“Kami ingin Bank NTT menjadi bank yang sehat dengan tata kelola yang baik, unggul dalam pelayanan, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di seluruh pelosok NTT,” tutupnya.

Susunan Direksi dan Komisaris Utama Bank NTT :

Direktur Utama: Charlie Paulus

Direktur Umum & SDM: Rahmat Saleh

Direktur Kredit: Aloysius RA Geong

Direktur Dana & Treasury: Heru Helbianto

Komisaris Utama: Stefanus Donny Heatubun.*

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!