WhatsApp Channel Banner

Golkar NTT Gelar Doa Syukuran untuk Gelar Pahlawan Mantan Presiden Suharto

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Nov 2025 01:45 80 Times NTT

Kupang, Timesntt.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar NTT menggelar acara doa sukuran atas gelar pahlawnan yang diberikan kepada Mantan Presiden Kedua Indonesia Suharto.
Acara syukuran yang diawali dengan ibadah oikumene ini dipimpin tiga tokoh agama, masing – masing, Rm. Yallo (Imam Katolik), Pdt. Yusuf Nakmofa (Pdt.Protestan) dan H.Syafruddin Dapubeang (Imam Muslim).
Wakil Ketum DPP Partai Golkar Melki Laka Lena yang juga adalah Ketua Golkar dan Gubernur NTT, Sekretaris Libby Sinlaeloe bersama pengurus, Anggota Fraksi Golkar NTT, Plt.Ketua DPD 2 Golkar Kota Kupang Heru Dupe bersama anggota Fraksi dan pengurus serta Ketua DPD 2 Golkar Kabupaten Kupang Daniel Taemenas bersama pengurus dan anggota Fraksi dan  Ketua Wantim Golkat NTT Acri Deo Datus  juga hadir dalam doa syukuran tersebut.
Dalam kesempatan itu, Melki Laka Lena mengenang kembali Presiden RI ke 2 Soeharto yang dikenal sebagai bapak pembangunan Indonesia.
” Selama 32 tahun jadi Presiden kurang lebih ada Rp100 T yang dialokasikan untuk membangun Indonesia. Di jaman Soeharto pembangunan terasa sampai ke pelosok seperti SD Inpres, Puskesmas serta pembangunan lainnya di mana – mana,” tegas Melki.
Waketum DPP Partai Golkar ini mengisahkan, bahwa di jaman pak Harto di bidang pertanian sangat maju, bahkan terjadi swasembada pangan.
Khusus di Nusa Tenggara Timur, lanjutnya ada pembangunan yang hingga saat ini masih dinikmati masyarakat antara lain, gedung GOR Oepoi, Bendungan Tilong juga kantor DPD Partai Golkar NTT dan SD Inpres serta Puskesmas yang tersebar hingga ke pelosok daerah di NTT.
”Di tangan pak Harto Indonesia maju di bidang pertanian hingga swasembada, intinya di era pak karto Indonesia maju, NTT juga maju,” ujarnya.*

Baca Juga  Dana 1 Triliun untuk Penyaluran KUR melalui Bank NTT Dimulai Bulan Juni
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!