WhatsApp Channel Banner

Bupati SBD Serahkan Penghargaan Karnaval Budaya pada Apel Gabungan

waktu baca 2 menit
Minggu, 30 Nov 2025 10:31 42 FBL

Tambolaka, TIMESNTT.COM — Pada Apel Gabungan yang digelar Senin (22/9/2025) di Tambolaka, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyerahkan penghargaan kepada pemenang Karnaval Budaya dalam rangka Pekan Nasional Lingkungan Hidup ke-14 yang diselenggarakan WALHI di Waingapu, Sumba Timur, Sabtu lalu.

Penghargaan tersebut diberikan kepada Komunitas Masyarakat Adat Kampung Umbu Koba, Kecamatan Wewewa Selatan. Komunitas ini diwakili oleh Kepala Desa Delo, Paulus Ngongo Bili, saat menerima piala, piagam penghargaan, dan uang tunai Rp5 juta.

Bupati Ratu Wulla menyampaikan bahwa penghargaan itu merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas partisipasi aktif masyarakat adat dalam menjaga lingkungan hidup melalui tradisi lokal.
“Ini adalah wujud penghargaan kita kepada komunitas adat yang terus melestarikan lingkungan melalui kearifan budaya,” ujar Bupati.

Baca Juga  Bupati SBD Tutup Kegiatan Inkubator Bisnis Pemuda, Mewakili Gubernur NTT

Ia menambahkan, pelestarian lingkungan tidak terlepas dari peran masyarakat yang mempertahankan budaya warisan leluhur.
“Kita berharap prestasi seperti ini dapat menginspirasi desa-desa lain untuk tetap menjaga alam dan budaya sebagai identitas Sumba,” katanya.

Apresiasi Tour de NTT

Dalam kesempatan yang sama, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Tour de NTT yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat. Ajang olahraga tersebut dinilai membawa dampak positif bagi promosi budaya dan pariwisata di Sumba Barat Daya.

Baca Juga  Bupati SBD Lepas Ratusan Peserta HKN Run Fest 5K

“Tour de NTT berjalan lancar berkat dukungan penuh masyarakat dan seluruh jajaran pemerintah daerah. Ini bukan hanya ajang olahraga, tapi juga sarana memperkuat kebersamaan,” tutur Bupati.

Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong kegiatan yang mengangkat nilai budaya, kepedulian lingkungan, dan solidaritas masyarakat.
“Momentum ini mengingatkan kita bahwa pemerintah dan masyarakat harus berjalan bersama demi kemajuan Sumba Barat Daya,” ujar Ratu Wulla.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!