WhatsApp Channel Banner

Bupati SBD Kukuhkan 11 Kelompok Relawan Ibu-Ibu di Desa Wee Wella Dorong Pemberdayaan Perempuan dan Penguatan Ekonomi Desa

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Des 2025 00:48 17 FBL

Kodi Utara, TIMESNTT.COM — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya kembali memperkuat langkah pemberdayaan perempuan desa melalui pengukuhan 11 kelompok relawan ibu-ibu Desa Wee Wella, Kecamatan Kodi Utara, Rabu (2/7/2025). Kelompok relawan tersebut melibatkan 270 perempuan pelaku usaha lokal dari berbagai sektor, mulai dari tenun ikat, pertanian, peternakan hingga wirausaha desa lainnya.

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, menyampaikan bahwa pengukuhan ini merupakan bagian dari upaya mendorong kemandirian ekonomi perempuan desa sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tingkat komunitas. “Perempuan adalah tulang punggung ekonomi keluarga. Pemberdayaan ibu-ibu di desa bukan hanya soal peningkatan pendapatan, tetapi juga tentang bagaimana membangun ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Bupati.

Ia menegaskan bahwa pemda terus menyiapkan berbagai skema pendampingan, mulai dari pelatihan keterampilan, penguatan akses pasar, hingga dukungan permodalan mikro. “Kami ingin memastikan bahwa setiap perempuan desa memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Pemerintah hadir bukan sekadar memberi fasilitas, tetapi membuka ruang bagi kreativitas dan inovasi ibu-ibu,” katanya.

Baca Juga  Bupati SBD Dorong Literasi Keuangan dan Investasi Saham bagi Mahasiswa

Pengukuhan kelompok relawan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi gerakan ekonomi perempuan di kawasan Kodi Utara. Selain memperkuat jejaring antar pelaku usaha, kelompok ini juga akan menjadi mitra pemerintah desa dalam mendorong program-program pemberdayaan berbasis komunitas.

Melalui inisiatif tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menegaskan komitmennya untuk memperluas ruang partisipasi perempuan dalam pembangunan, sekaligus mendukung visi daerah menuju masyarakat yang tangguh, inklusif, dan berdaya saing.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!