Puspem Kadula, TIMESNTT.COM — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya mengawali program perumahan tahun 2025 dengan menyelenggarakan Sosialisasi Pelaksanaan Bantuan Stimulan Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan Rumah Korban Bencana, Kamis (19/6/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula Bupati SBD ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla.
Sosialisasi ini dihadiri jajaran pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, kepala desa, serta masyarakat calon penerima bantuan. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hunian bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan warga terdampak bencana.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla menegaskan pentingnya memastikan seluruh warga memiliki tempat tinggal yang layak. “Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam menyediakan perumahan yang layak, sehat, dan terjangkau, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta korban bencana alam,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa bantuan stimulan ini bukan hanya bentuk dukungan material, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Pemerintah daerah berharap kegiatan sosialisasi ini dapat memastikan pemahaman yang tepat terkait tata cara pelaksanaan, mekanisme penyaluran, dan tanggung jawab penerima program.
Program Bantuan Stimulan RTLH dan Rumah Korban Bencana Tahun 2025 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menekan angka ketidaklayakan hunian, sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap risiko bencana di Sumba Barat Daya.***
| Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT. |
|
Tidak ada komentar