WhatsApp Channel Banner

Bupati SBD Tinjau Lokasi Pembangunan Batalyon TP di Wewewa Selatan

waktu baca 2 menit
Minggu, 30 Nov 2025 13:45 28 FBL

Wewewa Selatan, TIMESNTT.COM — Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, ST meninjau lokasi rencana pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yonif TP) Ketahanan Pangan di Desa Umbu Wango, Kecamatan Wewewa Selatan, Rabu (5/11/2025). Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Dandim 1629/SBD, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Ratu Wulla menyebut pembangunan satuan baru TNI AD ini sebagai langkah strategis bagi percepatan pembangunan daerah. “Ini bukan hanya soal hadirnya satuan tempur, tetapi bagaimana kehadiran Yonif TP dapat menjadi penggerak ekonomi dan pembangunan masyarakat di wilayah pedesaan,” ujarnya saat berada di lokasi.

Yonif TP, atau Batalyon TP Ketahanan Pangan, merupakan satuan baru yang mengemban fungsi ganda. Selain menjalankan tugas pokok sebagai satuan infanteri, batalyon ini juga dirancang sebagai agen pembangunan yang mendukung program ketahanan pangan nasional.

Baca Juga  Bupati SBD Buka Turnamen Pacuan Kuda “Camat Bangedo Cup 2025” Ajang Silaturahmi dan Meriahkan HUT ke-80 RI di Kodi Raya

Dandim 1629/SBD menjelaskan bahwa Yonif TP memiliki dua fungsi utama. “Pertama, fungsi pertahanan dan teritorial sebagai satuan infanteri. Kedua, fungsi pembangunan melalui pengelolaan lahan produktif, pendampingan teknis pertanian, hingga dukungan infrastruktur,” katanya.

Dalam penjelasan resmi, fungsi pembangunan yang diemban Yonif TP mencakup beberapa aspek penting. Di antaranya, membuka dan mengelola lahan tidur menjadi lahan produktif, memberikan pelatihan dan pendampingan kepada petani, serta membantu pembangunan sarana dan prasarana yang mendukung pertanian. “Prajurit nanti menjadi mitra strategis pemerintah, termasuk Kementerian Pertanian, untuk mewujudkan swasembada pangan,” imbuhnya.

Selain itu, Yonif TP juga diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan kesejahteraan masyarakat. Program seperti pendampingan langsung, optimalisasi sumber daya lokal, dan penguatan kemandirian pangan menjadi fokus di lapangan. “Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan petani dan mendorong kemandirian pangan, terutama di wilayah terpencil,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati SBD Buka Lomba Cipta Menu B2SA Serba Ikan TP PKK

Struktur Yonif TP sendiri dilengkapi berbagai kompi yang mendukung fungsi pembangunan, antara lain Kompi Pertanian, Kompi Peternakan, Kompi Konstruksi, dan Kompi Kesehatan. Kehadiran satuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat keamanan, tetapi juga memberi nilai tambah bagi roda perekonomian lokal.

Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa pemerintah daerah siap bersinergi. “Pemda Sumba Barat Daya akan mendukung penuh pembentukan Yonif TP ini. Kami percaya kehadirannya membawa dampak besar bagi keamanan dan percepatan pembangunan di Wewewa Selatan,” katanya.

Pembangunan Yonif TP di Sumba Barat Daya disebut akan menjadi tonggak penting untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan. Pemerintah daerah kini tengah mempersiapkan dukungan administratif dan teknis untuk kelanjutan proses pembangunan lahan tersebut.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!