WhatsApp Channel Banner

Haru Bahagia Diujung Tahun 2025, 30 Warga Kota Kupang dapat Bantuan Rumah

waktu baca 3 menit
Sabtu, 27 Des 2025 10:17 71 Times NTT

Kupang, Timesntt.com- Di penghujung Tahun 2025, sebanyak 30 warga Kota Kupang mendapatkan bantuan rumah layak huni dari pemerintah.

Penyerahan secara simbolis dihadiri secara langsung oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo di Kelurahan Fatufeto, Sabtu 27 Desember 2025.

Kepala Bidang Permukiman dan Pertanahan Dinas PRKP Kota Kupang, Bustaman, dalam laporannya mengatakan jika Pemerintah Kota Kupang membangun rumah layak huni yang memenuhi standar keselamatan dan kecukupan ruang bagi penghuninya.

Menurutnya, Tahun 2025 Pemkot telah membangun 20 rumah, 28 unit untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan 2 rumah untuk korban bencana.

“Total anggaran 2.4 M bersumber dari APBD Kota Kupang,” katanya.

Sementara, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo pada saat menyerahkan bantuan secara simbolis menjelaskan jika bantuan bukan sekadar pemberian kunci rumah.

“Melainkan simbol nyata kehadiran negara di tengah rakyat kecil. Rumah bukan hanya bangunan fisik, tetapi pusat kehidupan keluarga. Rumah itu bukan sekadar dinding dan atap, tetapi home—tempat berbagi kasih, berjuang bersama, dan membangun harapan. Rumah harus bernyawa,” ujar dr. Christian Widodo.

Baca Juga  Kota Kupang Target jadi Pusat Layanan Kesehatan Jantung

Wali kota mengungkapkan bahwa sebagian penerima sebelumnya hidup dalam kondisi memprihatinkan yakni, atap bocor, rumah tergenang air saat hujan, dan lantai tanah yang berlumpur ketika banjir. Kini, harapan itu hadir nyata.

“Harapan tidak lagi tinggal di dalam doa, tetapi menjadi kenyataan di tengah-tengah kita,” tegasnya.

Wali Kota juga menjelaskan meski mengalami tantangan fiskal sejak awal masa kepemimpinan dan juga kebijakan efisiensi anggaran dilakukan secara ketat dia dan wakil wali kota Kupang meniadakan pengadaan kendaraan dinas dan memangkas perjalanan dinas, demi memastikan program pro-rakyat tetap berjalan.

“Bantuan rumah ini tidak boleh kena efisiensi. Yang dipotong perjalanan dan belanja umum, tapi rumah rakyat harus tetap ada,” tegasnya.

Diketahui, Pada tahun 2025, Pemkot Kupang merealisasikan 30 unit rumah, terdiri dari 28 unit untuk MBR dan 2 unit untuk korban bencana, dengan anggaran Rp 80 juta per unit.

Menurut Wali Kota, Kualitas bangunan meningkat dibanding tahun sebelumnya meskipun harga material mengalami kenaikan.

Salah satu penerima bantuan, Ansi Daniel, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan serta Pemerintah Kota Kupang.

Baca Juga  Paket Sembako dan Piagam bagi Warga Kota Kupang yang Taat Pajak

“Ini bukti nyata negara hadir untuk kami. Semoga program ini terus berlanjut dan Bapak Wali Kota selalu diberi kesehatan untuk memimpin lima tahun ke depan,” ujarnya.

Adapun Daftar Penerima Bantuan Rumah Layak Huni 2025 yakni, Adam Fallo — Maulafa, Adriana Catarina Tael — Manulai II, Aisyah Muslimin Badaruddin — Airmata, Almaidah — Penkase Oeleta, Charles Daniel Mboli — Oesapa, David Ludji Pa — Fatukoa, Desaverinus Frits — Oeba, Frans J. Mesak — Fatufeto, Fulgensius Poli — Liliba, Godlief Alexander Lape — Penkase Oeleta, Imanuel Pai Tiba — Bakunase II, Johana M. Langkameng — Nunbaun Delha, Juliana Miha Faot — Oebufu, Maritje Otemusu — Airnona, Markus Hadi Kore — Fatufeto, Marten Bait — Manutapen, Martha Foes — Liliba, Susana Takoy — Manutapen, Melkianus Selan — Lasiana, Novence Reginal Rihi Ie — Batuplat, Nurhabibah — Bakunase, Orpa Naomi Kia — Nunleu, Riki Adrianus Asanab — Fatukoa, Samsul Bahri Bahar — Airmata, Semy Saban — Oetete, Yobel Mandala — Oetete, Yuliana D. Fanggidae — Penfui, Yuliana Haba Raja — Airnona, Bendelina Here — Sikumana, Paulus Alan Banea — Oebufu l.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!