WhatsApp Channel Banner

“Ibu Tetap Berjualan tapi Tolong Perhatikan Kebersihan Sekitar

waktu baca 2 menit
Jumat, 20 Jun 2025 04:19 141 Times NTT

Kota Kupang, TIMESNTT.COM-Polemik yang sempat beredar di sosial media antara Pol PP di Kota Kupang dan penjual salome di Kelurahan Nefonaek berakhir.

Sebelumnya polemik ini sudah diselesaikan oleh DPRD Kota Kupang melalui upaya mediasi dami.

Tapi, sehari setelah DPRD kunjungi lokasi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang seakan tidak mau tinggal diam. Polemik mesti harus diluruskan, kelegaan untuk berjualan pun harus bisa dirasakan oleh penjual salome.

Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, turun langsung mengunjungi lokasi pedagang salome di Kelurahan Nefonaek, Kamis (19/6).

Kunjungan dr Christian Widodo dan Serena Francis, dilakukan sebagai respons cepat pemerintah. Dialog terbuka pun dilakukan di lokasi.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota mendengarkan langsung kronologi kejadian dari pedagang yang bersangkutan.

Baca Juga  Deretan Prestasi Pemkot Kupang

Wali Kota Christian Widodo, menegaskan bahwa persoalan yang terjadi murni akibat kesalahpahaman dan kurangnya komunikasi antara pihak terkait.

Sebagai Wali Kota, Ia menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan dialogis dalam menegakkan aturan di tengah masyarakat.

“Setelah kami diskusikan bersama Wakil Wali Kota, kami sepakat bahwa ibu tetap bisa berjualan. Namun, perlu diperhatikan aspek kebersihan dan ketertiban, terutama dalam pengelolaan parkir agar tidak mengganggu arus lalu lintas,” ujar Wali Kota.

Dia melanjutkan jika sebagai bentuk mendukung penataan tersebut, Dinas Perhubungan Kota Kupang akan melakukan peninjauan dan pengaturan ulang area parkir di sekitar lokasi jualan.

Mengingat posisi jalan yang menanjak dan berbelok serta menjadi jalur utama masyarakat menuju puskesmas.

Baca Juga  Antusias Warga Kota Kupang Perangi Sampah

Sementara, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, menambahkan bahwa Pemerintah Kota Kupang berkomitmen mendukung UMKM agar terus tumbuh dan berkembang. Namun, dukungan tersebut juga harus dibarengi dengan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.

“Kami tentu mendukung pelaku UMKM, tetapi penting juga untuk menjaga kebersihan dan keteraturan, sehingga aktivitas ekonomi dapat berjalan lancar tanpa menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan sekitar,” ujar Serena.

Sebagai bentuk dukungan moral, Wali Kota dan Wakil Wali Kota juga menyempatkan diri untuk mencicipi salome bersama warga dan pembeli yang sedang berada di lokasi. Bahkan, Wali Kota secara spontan mentraktir beberapa pembeli dan menyapa mereka dengan ramah. Kehadiran kedua pemimpin kota ini pun disambut antusias oleh warga yang tak melewatkan kesempatan untuk berfoto bersama.*az

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!