WhatsApp Channel Banner

Perumda Air Minum Kota Kupang Luncurkan Program Buka Segel, Pelanggan Berhutang Diberikan Potongan 50 Persen

waktu baca 2 menit
Senin, 17 Nov 2025 02:22 257 Times NTT

Kupang, Timesntt.com-Perusahaan Umum Daerah Air Minum Kota Kupang meluncurkan program Buka Segel Senin 17 November 2025.

Program Buka Segel merupakan bagian dari strategi Perumda Air Minum Kota Kupang untuk merangsang para pelanggan air minum.

Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isidorus Lilijawa bilang program buka segel adalah bagian dari  upaya merangsang pelanggan.

“Utang kita ini banyak sekali hampir 4.7 Miliar. Uang ini kan ada dimasyarakat. Nah, kita harus bisa membuat kebijakan yang bisa merangsang masyarakat untuk membayar piutang itu,” kata Isidorus.

Merujuk penyampaian Direktur Perumda Air Minum Kota Kupang, Isodorus, program ini adalah program promo khusus yang dibuka sejak 17 November hingga 31 Desember.

Menurut Iso, ada sekitar 7000 pelanggan air minum Kota Kupang yang disegel oleh Perumda karena menunggak. Dia berharap, dengan diluncurkan program buka segel ini, minat pelanggan untuk kembali membayar kembali menguat.

Baca Juga  Natal Bersama ASN, Wali Kota Kupang Sebut Keluarga adalah tempat Berbagi Keluh Kesah

Promo buka segel menurut Iso, bagi pelanggan yang meninggal akan mendapat kelonggaran berupa; Pertama, Penghapusan denda. Kedua, Cukup bayar 50% dari nilai tunggakan, lalu segel akan dibuka. Ketiga, Sisa tunggakan bisa dicicil. Isidorus menyebut jika evaluasi terhadap program akan dilakukan diakhir masa promo Bulan Desember

“Nanti kita evaluasi kalau bagus progresnya akan kita buat tahun depan,” ujarnya.

Ferdi Jermias, Kabid Hubungan Pelanggan Perumda Air Minum Kota Kupang sebut jika program pertama kali dilakukan oleh Perumda Air Minum Kota Kupang.

“Ini komitmen perbaikan pelayanan kepada pelanggan yang airnya sudah diputus. Sebelumnya para pelanggan merasa kesulitan karena harus membayar jumlah tunggakan yang sangat besar. Dengan adanya kebijakan ini para pelanggan cukup membayar setengah denda dan sisanya bisa dicicil,” katanya.

Baca Juga  Kota Kupang Target jadi Pusat Layanan Kesehatan Jantung

“Kita punya total 17.405 pelanggan, kurang lebih 7000 masyarakat disegel karena berutang dengan nominal utang sekitar 4.7 miliar,” katanya menambahkan.
Salah satu pelanggan yang mengikuti program buka segel, Muhibuddin Harun pelanggan di Kelurahan Penkase, menyambut baik program ini.

“Baru beli rumah, meteran segel sejak tahun 2021, total 2,400.000 saya baru bayar setengah nanti sisanya dicicil. Saya cicil tiga kali sesuai dengan ketentuan di program,” katanya.

Ia menyebut program ini memberikan keringanan dan sangat membantu bagi pelanggan.***

Berita advertorial ini dipublikasikan sebagai bagian dari kerja sama dengan Pemerintah Kota Kupang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!