WhatsApp Channel Banner

Pra Musrenbang Tematik Stunting di Kecamatan Loura

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Apr 2026 05:48 51 FBL

Tambolaka, TIMESNTT.COM | Wakil Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Dominikus Alpawan Rangga Kaka, SP, membuka kegiatan Pra Musrenbang tematik stunting di Kantor Kecamatan Loura pada Senin (30/3/2026). Acara ini menjadi forum penting untuk menyelaraskan program dan memastikan pembangunan tepat sasaran dalam upaya penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem.

Dalam sambutannya, Dominikus Kaka yang juga menjabat sebagai Ketua Stunting SBD, menegaskan prioritas pemerintah daerah terhadap isu ini.

“Penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem menjadi prioritas karena berdampak langsung pada kualitas generasi mendatang,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi juga terkait erat dengan pendidikan, sanitasi, ekonomi, pola asuh, dan budaya.

Baca Juga  KPU Kabupaten SBD menggelar Sosialisasi Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024

Anak-anak yang mengalami stunting berisiko tinggi mengalami hambatan perkembangan kognitif, produktivitas rendah, serta peluang ekonomi yang menurun di masa dewasa. Oleh karena itu, pemerintah daerah menempatkan penurunan stunting dan kemiskinan ekstrem sebagai agenda utama.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat. Wakil Bupati Dominikus Kaka menyampaikan apresiasi kepada Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM) Desa, Bidan, Tenaga Gizi, dunia pendidikan, dan perangkat desa yang telah bekerja langsung di lapangan.

Penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem akan difokuskan pada peningkatan akses terhadap pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan hidup secara menyeluruh, serta peningkatan kesejahteraan rumah tangga secara berkelanjutan. Masyarakat didorong untuk menjadi pelaku utama pembangunan, tidak lagi hanya berorientasi pada bantuan sosial, melainkan beralih ke peningkatan kapasitas melalui pelatihan/keterampilan, pembukaan akses pasar/modal, dan kemandirian ekonomi keluarga.

Baca Juga  Tenun Wajah Jokowi sebagai Ungkapan Terimakasih, Ibu di Kupang Sebut Presiden Terbaik

Kecamatan Loura dinilai memiliki potensi besar untuk menjadi percontohan dalam percepatan penurunan stunting. Dengan penanganan masalah gizi buruk pada anak sebagai prioritas, serta pemberdayaan ekonomi dan kesehatan, diharapkan dapat tercipta generasi yang lebih sehat, cerdas, dan hebat di masa depan.

Dominikus Kaka berharap forum Pra Musrenbang ini menjadi wadah dialog terbuka, evaluasi, dan komitmen bersama untuk masa depan anak-anak SBD. Hadir dalam acara tersebut Forkopimda, Camat Loura beserta jajarannya, para Kepala Desa, Kepala UPTD Pendidikan, Ketua Tim PKK Kecamatan Loura, Kepala Puskesmas Radamata, dan tamu undangan lainnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!