WhatsApp Channel Banner

Program Kerja 100 Hari Pertama Chris Serena dapat Apresiasi dari DPRD

waktu baca 2 menit
Selasa, 10 Jun 2025 06:53 232 Times NTT

Kota Kupang, TIMESNTT.COM-Program kerja 100 hari pertama Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo dan Serena Francis mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Kota Kupang.

Menurut Wakil Ketua II DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, mengatasi persoalan di Kota Kupang tak semudah membalikan tangan.

Meski demikian, menurut Yes perubahan telah nampak dalam 100 hari pertama Wali Kota dan Wakil Kota Kupang.

“Bagi saya dalam proses 100 hari tidak segampang balikkan tangan, tapi ada nilai-nilai positif yang telah dilakukan, ini saya beri apresiasi, juga untuk DLHK,” kata Yes, melansir Expontt.com Selasa 10 Juni 2025.

Yes mengatakan jika sejumlah hal yang terdapat nilai positif harus dipertahankan Christian Widodo dan Serena Francis, seperti sampah, khususnya dari Pekuburan Damai hingga Petuk telah terlihat perubahan.

“Meski tidak seluruh, namun dari sekian titik-titik sampah, beberapa diantaranya telah terjamah,” ujarnya.

Baca Juga  Dana Operasional RT RW di Kota Kupang Dicairkan, Pj Sekda Ignas Lega Sebut bentuk Perhatian Pemerintah

Yes mengatakan jika, sebagai mitra kerja pemerintah, perlu memberikan apresiasi.

“Saya setuju apa yang dikatakan wali kota, semua dikerahkan dan sarana prasarana telah dikerahkan untuk urus sampah, saya bicara ini tidak ada kepentingan apa-apa, tapi sebagai mitra kerja saya harus melihat apa yang sudah dikerjakan,” tukasnya.

Selain Yes Loudou, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kupang, Vicky Dimu Heo, juga menilai positif 100 hari pertama kerja dr. Christian Widodo dan Serena Francis.

Baca Juga  Antusias Warga Kota Kupang Perangi Sampah

“Sudah ada perubahan di 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang, implementasi di lapangan terlihat dari pemilahan, pengumpulan hingga pengangkutan sampah sudah berjalan,”pungkas Vicky.

Menurut Ketua Bapemperda DPRD Kota Kupang ini, capian 100 hari tak hanya bisa dihitung dengan prosentase, namun telah terlihat langsung di lapangan, seperti penanganan sampah yang telah menunjukan perubahan.

“Kita tidak bisa kejar bahwa 100 hari kerja harus 100 persen, tapi kasat mata beberapa kali saya keliling, DLHK cukup sibuk untuk penangganan sampah Kota Kupang,” ujarnya.

DPRD Kota Kupang berkomitmen terus memberikan dukungan dan berharap langkah cepat pemerintah tak berhenti di 100 hari pertama, namun tetap menekankan pentingnya percepatan realisasi program-program selanjutnya, karena masyarakat Kota Kupang menanti banyak hal yang perlu segera diwujudkan.*/az

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!