WhatsApp Channel Banner

Warga Tunbaun Gotong Royong Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak Parah

waktu baca 2 menit
Senin, 7 Jul 2025 01:28 617 FBL

TUNBAUN, TIMESNTT.COM — Warga Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, bergotong royong memperbaiki ruas jalan provinsi yang mengalami kerusakan berat di wilayah mereka. Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (5/7/2025) ini digerakkan oleh Forum Orang Battuna (Fortuna) bersama Pemerintah Desa Tunbaun dan masyarakat setempat.

Perbaikan dilakukan secara swadaya dengan metode tambal sulam menggunakan campuran semen dan tanah putih. Jalan rusak tersebut terletak pada jalur Belo–Ekam yang menghubungkan sejumlah desa di kawasan Amarasi Barat. Kerusakan jalan dinilai telah mengganggu aktivitas masyarakat, terutama pengguna sepeda motor dan mobil yang melintas setiap hari.

Ketua Tim Fortuna, Felky Timuneno, mengatakan bahwa inisiatif perbaikan ini muncul karena lambatnya penanganan infrastruktur oleh Pemerintah Provinsi NTT. Warga tidak bisa terus-menerus menunggu proses birokrasi yang panjang sementara akses jalan semakin mem

Warga Tunbaun Gotong Royong Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak Parah

Warga Tunbaun Gotong Royong Perbaiki Jalan Provinsi yang Rusak Parah

 

“Gotong royong ini adalah bentuk kepedulian dan protes kami secara positif terhadap lambannya respons pemerintah provinsi. Kami bergerak karena kami tidak ingin kampung kami terisolasi,” ujar Felky.

Ia menyebut, aksi ini bukan yang pertama. Sebelumnya, Tim Fortuna juga menggagas perbaikan tanjakan menuju SMP Negeri 3 Amarasi Barat pada 2024. Menurut Felky, kondisi jalan di Desa Tunbaun semakin memperlihatkan ketimpangan pembangunan infrastruktur.

Baca Juga  Peluk Melki Laka Lena Sambil Menangis, Warga di Riung Bahagia RSP Mulai Dibangun 

“Jalan hotmix hanya sampai desa tetangga, seperti Desa Kotabes di timur, Desa To’obaun di barat, dan Desa Oelpuah di utara. Sementara Tunbaun seolah sengaja dilewati. Ini menghambat konektivitas dan distribusi hasil alam,” tambahnya.

Warga lainnya, Jun Obehetan, menyampaikan keprihatinan terhadap nasib jalan tersebut. Ia berharap Gubernur NTT dapat turun tangan memperhatikan akses jalan strategis ini. Menurutnya, Desa Tunbaun merupakan salah satu sumber pasokan pangan bagi Kota Kupang.

Baca Juga  Berikut Nama-Nama Anggota Paskibraka 2024 Kabupaten Sumba Barat Daya

“Kami kirim pisang, kelapa, kemiri, dan sayur-mayur ke Kota Kupang. Tapi kalau jalannya rusak seperti ini, bagaimana pasokan bisa lancar? Kami ini dapurnya kota,” ujarnya.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, warga dari berbagai latar belakang, mulai dari pemuda hingga orang tua, bahu-membahu mencampur material, mengangkut semen, dan meratakan permukaan jalan. Kegiatan berlangsung dengan semangat kebersamaan dan cinta terhadap kampung halaman.

Aksi ini menjadi cerminan kuatnya solidaritas masyarakat desa serta dorongan moral kepada pemerintah agar lebih peka terhadap kebutuhan infrastruktur dasar, terutama di wilayah-wilayah yang belum tersentuh pembangunan secara merat

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!