WhatsApp Channel Banner

NPL Berhasil Ditekan, Bank NTT Berpotensi kembali Salurkan KUR

waktu baca 2 menit
Kamis, 24 Apr 2025 06:09 330 Times NTT

Kupang, TIMESNTT.COM-Pelaksana Tugas (Plt) Dirut Bank NTT Yohanis Landu Praing  optimis, tren penurunan NPL bisa dipertahankan dalam dua hingga tiga bulan ke depan.

Jika demikian, Bank NTT berpeluang besar memperoleh kembali kuota penyaluran KUR UMKM dari pemerintah pusat hingga Rp1 triliun.

“Kalau angkanya stabil atau terus turun, maka kuota itu pasti kita dapat. Tapi selama tiga bulan ini kita harus jaga agar NPL-nya tidak naik lagi,” katanya usai Rapat Bersama DPRD NTT, Rabu 23 April.

Dikatakan Yohanis, selain fokus pada penyaluran KUR, Bank NTT juga tengah mendorong proses digitalisasi untuk mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Menurut Yohanis, digitalisasi menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan penerimaan daerah, terutama di sektor perpajakan.

“Sekarang kan semuanya digitalisasi, karena itu salah satu sumber untuk menaikkan PAD, baik sektor pajak maupun lainnya. Memang kita arahnya ke sana semua,” ujarnya.

Baca Juga  Bank NTT Serahkan CSR Rp 250 juta kepada Pemerintah Kabupaten Rote Ndao

Selain itu, Yohanis juga menegaskan komitmen Bank NTT dalam mendukung visi-misi kepala daerah di NTT, terutama dalam hal penguatan ketahanan pangan dan hilirisasi demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami dukung visi misi gubernur, walikota, dan para bupati. Ini kan terkait dengan kesejahteraan, itu yang paling penting,” ujarnya.

Sementara itu, terkait pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), Yohanis menyatakan bahwa Bank NTT masih menunggu arahan resmi dari Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena selaku pemegang saham pengendali.

“Kalau soal RUPS, kita tunggu arahan dari Pak Gubernur,” tandasnya.

Baca Juga  Pulau Sumba Sudah Dihuni Manusia Setidaknya Sejak 2.800 Tahun Lalu

Diketahui, Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) mencatat kinerja positif dengan berhasil menekan angka kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro hingga mencapai 2,6 persen.

Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank NTT, Yohanis Landu Praing, menyampaikan capaian tersebut usai mengikuti rapat bersama DPRD NTT, Rabu (23/4/2025). Ia menjelaskan bahwa pembenahan internal yang dilakukan dalam beberapa waktu terakhir membawa dampak signifikan terhadap penurunan NPL yang sebelumnya sempat hampir mencapai 5%.
“Kemarin kita sudah lakukan pembenahan, sehingga NPL KUR Mikro dari pemerintah saat ini di angka 2,6 persen. Artinya, ada kebijakan yang kami lakukan sehingga angkanya ini turun,” jelasnya.* (Az)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!