WhatsApp Channel Banner

Pemkab Sumba Barat Daya Salurkan Beasiswa Rp 4,27 Miliar, Bupati: “Gunakan dengan Tanggung Jawab dan Kembalilah Membangun Daerah”

waktu baca 3 menit
Rabu, 19 Nov 2025 22:44 230 FBL

Weetabula, TIMESNTT.COM — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyaluran beasiswa pendidikan kepada mahasiswa-mahasiswi asal daerah Sumba Barat Daya. Dalam pertemuan dengan para penerima beasiswa, Rabu (19/11/2025), Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla menekankan bahwa investasi pendidikan merupakan fondasi untuk menyiapkan Generasi Emas 2045.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan bahwa total dana beasiswa yang disalurkan tahun ini mencapai Rp 4.270.000.000. Dana tersebut diberikan melalui empat skema bantuan pendidikan, yakni beasiswa kedokteran, beasiswa Universitas Atma Jaya, beasiswa prestasi, serta bantuan sosial bagi mahasiswa tidak mampu.

Beasiswa kedokteran diberikan kepada 23 mahasiswa, masing-masing menerima Rp 16 juta, dengan total Rp 368 juta. Sementara itu, mahasiswa angkatan 2025 yang menempuh pendidikan di Universitas Atma Jaya memperoleh beasiswa sebesar Rp 17 juta per orang, dengan total Rp 187 juta, dan seluruhnya telah disalurkan.

Kategori terbesar adalah beasiswa prestasi, yang diberikan kepada 777 mahasiswa dengan nilai Rp 4 juta per orang. Total anggaran untuk kategori ini mencapai Rp 3,108 miliar, yang disalurkan dalam dua tahap, 378 mahasiswa pada tahap pertama dan 399 mahasiswa pada tahap kedua.

Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan sosial bagi 59 mahasiswa tidak mampu, masing-masing menerima Rp 4 juta, dengan total Rp 236 juta. Bantuan ini pun dibagi dalam dua tahap penyaluran.

Bupati menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan finansial, tetapi kepercayaan yang harus dijaga melalui sikap bertanggung jawab dan prestasi akademik.

Baca Juga  Kepala Sekolah SMP Harapan Tegaskan Data Siswa Sesuai Fakta  

“Saudara-saudari yang hadir hari ini dipilih bukan hanya karena memenuhi syarat administratif, tetapi karena memiliki potensi dan komitmen untuk maju. Setiap rupiah yang diterima harus digunakan untuk kepentingan pendidikan,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga reputasi daerah, baik bagi mahasiswa yang menempuh pendidikan di NTT maupun di luar daerah.

“Anda membawa nama Sumba Barat Daya. Oleh karena itu, tetaplah rendah hati, rajin, dan disiplin,” kata Bupati.

Baca Juga  Laporan Dugaan Manipulasi Data Dapodik, Sejumlah Sekolah di Bawah Yayasan Tunas Timur Merasa Dirugikan

Khusus kepada mahasiswa penerima beasiswa kedokteran, Bupati menyampaikan harapan besar agar mereka kembali dan mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan. Menurutnya, kebutuhan tenaga kesehatan terutama dokter umum dan spesialis masih sangat mendesak di daerah tersebut.

“Kembalilah, dan jadilah bagian penting dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Sumba Barat Daya,” ucapnya.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, akan terus memperluas dukungan melalui program beasiswa berkelanjutan, kemitraan dengan perguruan tinggi, serta penciptaan ruang kreativitas bagi generasi muda. Namun, ia mengingatkan bahwa keberhasilan semua program ini bergantung pada kedisiplinan dan kesungguhan para penerima beasiswa.

Menutup arahannya, Bupati mengajak para mahasiswa untuk tetap bersemangat mengejar cita-cita dan kembali membangun daerah.

“Sumba Barat Daya membutuhkan pikiran, tenaga, dan kreativitas kalian. Jadikan ilmu sebagai bekal untuk membawa perubahan nyata,” ujarnya.

Pertemuan ditutup dengan ucapan selamat kepada seluruh penerima beasiswa serta doa agar mereka menjadi bagian dari generasi yang membawa kemajuan bagi Sumba Barat Daya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!