WhatsApp Channel Banner

Festival Budaya dan Fashion Show TK Kelurahan Naimata Dorong Penguatan Ekonomi dan dukungan Pelestarian Budaya

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Apr 2026 01:23 8 Times NTT

Kupang-Timesntt.com-Pemerintah Kota Kupang menegaskan komitmennya dalam mendukung pelestarian budaya sekaligus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Festival Budaya dan Fashion Show TK Kelurahan Naimata yang resmi dibuka pada Kamis (23/4/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun ke-140 Kota Kupang dan Hari Jadi ke-30 sebagai daerah otonom. Festival yang telah memasuki tahun kelima ini tidak hanya menjadi wadah ekspresi seni dan budaya, tetapi juga berkembang menjadi pusat pelayanan publik terpadu bagi masyarakat setempat.

 

 

 

Mewakili Pemerintah Kota Kupang, Asisten II Sekda, Ignasius Lega, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kelurahan Naimata yang dinilai menjadi pelopor penyelenggaraan kegiatan budaya di tahun ini. Ia menegaskan bahwa pemerintah tetap hadir memberikan dukungan nyata, termasuk dari sisi anggaran.

Baca Juga  Wapres Gibran Apresiasi Wali Kota Kupang soal Festival Paskah GMIT

 

“Atas nama Pemerintah Kota, kami memberikan dukungan penuh, termasuk pengalokasian dana demi suksesnya kegiatan ini. Meskipun dalam kondisi efisiensi anggaran, program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti pelestarian budaya dan kebersihan tetap menjadi prioritas,” ujarnya.

 

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus bersinergi mendukung program pemerintah serta menjaga keharmonisan dan kedamaian di Kota Kupang.

 

Sementara itu, Ketua Panitia, Yusman Taklal, menjelaskan bahwa festival tahun ini hadir dengan konsep yang lebih komprehensif melalui kolaborasi lintas sektor. Selain pertunjukan seni dan fashion show, panitia juga menghadirkan berbagai layanan bagi masyarakat.

 

“Melalui kerja sama dengan Disperindag Kota Kupang dan Koperasi Merah Putih, kami menyelenggarakan pasar murah. Selain itu, tersedia pemeriksaan kesehatan gratis serta sejumlah kegiatan pendukung lainnya,” jelasnya.

Baca Juga  Sekolah di Kota Kupang Sumbang 11 Unit Kontainer Sampah untuk Pemerintah

 

 

 

Keberagaman masyarakat turut mewarnai jalannya festival. Partisipasi warga dari berbagai latar belakang, termasuk masyarakat Papua yang menetap di Naimata, menjadi simbol kuat inklusivitas dan kerukunan antar suku di wilayah tersebut.

 

BACA JUGA: Target PAD Rp 2,8 Triliun Tuai Kritik, Warga Nilai Pemprov NTT Bebani Rakyat Lewat Pajak dan Parkir

Menutup sambutannya, Ignasius Lega mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung. Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keindahan kota dengan hal sederhana, seperti membuang dan memungut sampah pada tempatnya.

 

Festival Budaya Naimata 2026 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi kelurahan lain di Kota Kupang untuk menggelar kegiatan serupa, sebagai upaya menggerakkan ekonomi lokal sekaligus menjaga eksistensi budaya di tengah arus modernisasi. *

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!