Kupang, Timesntt.comMomen pelepasan rombongan  Kafilah Nusa Tenggara Timur untuk kegiatan MTQ XXXI tingkat Nasional di Semarang Tanggal 11-20 September 2026 menjadi yang perdana dilepas secara langsung oleh Gubernur NTT.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum MTQ Provinsi NTT, Haji Muhamad Ansor.

“Kita bersyukur ini kali perdana dilepas langsung oleh gubernur,” ujar Ansor.

Salam laporannya, Ansor menjalankan jika sejak Juli sampai Agustus pihaknya telah   memberikan pelatihan dan bimbingan bai peserta sejak kejuaraan MTQ tingkat provinsi yang digelar di Nagekeo.

“Kafilah dari NTT akan berangkat 81 orang. Peserta dan pelatih juga pendamping dari kabupaten kota. Angkat berangkat esok. Pembukaan MTQ tanggal yang 10 oleh Bapak Presiden,” ujar Ansor.

Baca Juga  Gubernur NTT Rapat Bersama soal Letusan Gunung Lewotobi Laki-laki, Berikut Hasil Keputusannya

Sementara, Gubernur NTT, Melki Laka Lena sesaat sebelum pelepasan mengajak semua peserta berdoa bersama bagi korban gempa di Flores.

“Sebelum Kafilah Nusa Tenggara Timur berangkat membawa nama daerah ke tingkat nasional, mari kita titipkan pula dalam setiap doa kita saudara-saudara kita di Flores yang sedang menghadapi musibah,” ujar Gubernur Melki.

Ia berharap, “semoga ayat-ayat suci Al-Qur’an yang akan dilantunkan oleh anak-anak kita menjadi bagian dari doa yang mengetuk pintu langit, menghadirkan ketenangan bagi hati yang sedang berduka, dan menguatkan mereka yang sedang menghadapi cobaan”.

Menurutnya, MTQ bukan sekadar sebuah perlombaan untuk meraih juara. MTQ merupakan momentum untuk membumikan nilai-nilai Al-Qur’an, meningkatkan kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, berilmu, dan memiliki integritas.

Baca Juga  Givans Cup IV Ajang Lahirnya Talenta Baru

Karena itu, dikatakan Melki, keikutsertaan Kafilah Nusa Tenggara Timur pada MTQ XXXI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Semarang, Provinsi Jawa Tengah, tanggal 11-20 September 2026 nanti, hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai sebuah kesempatan untuk berkompetisi dan meraih prestasi.

“Tetapi lebih dari itu, merupakan sebuah panggilan untuk mendekatkan diri kepada Al-Qur’an, menghidupkan nilai-nilainya dalam kehidupan, dan menghadirkan jiwa Al-Qur’an dalam diri dan lingkungan kita,” pungkasnya.

Ia menyebut pemerintah Provinsi NTT akan memberikan hadiah berupa umrah gratis bagi peserta yang mendapatkan juara.

Turut hadir dalam acara pelepasan ini Anggota DPRD NTT, Muhammad Yadin Pia Rake dan Agustinus Nahak.*