WhatsApp Channel Banner

Bupati SBD Dorong Petani Menanam Sayur untuk Dapur MBG

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Des 2025 06:52 34 FBL

Tambolaka, TIMESNTT.COM — Bupati Sumba Barat Daya (SBD), Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., meminta para petani menanam sayur di pekarangan rumah atau membuka lahan baru untuk memenuhi kebutuhan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Mulai saat ini, saya minta petani menanam sayur, tomat, dan bumbu-bumbu masak. Pelihara ternak ayam pedaging serta lainnya agar bisa memenuhi permintaan Dapur MBG. Saatnya menanam dan tak perlu memikirkan pasarnya. Pasarnya sudah ada, yakni dapur MBG. Silahkan tanam dan jual ke dapur MBG,” tegas Bupati Ratu Wulla pada Sabtu (29/11/2025).

Bupati menekankan pengelola Dapur MBG wajib memanfaatkan hasil pertanian lokal. “Sebagai Bupati, saya ingin kehadiran Dapur MBG memberi dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan petani daerah ini. Untuk itu, saya minta pengelola dapur MBG harus membeli sayur, tomat, dan bumbu-bumbu masak dari petani daerah ini. Bila tidak tersedia atau kurang, barulah memasok dari luar Sumba,” lanjutnya.

Baca Juga  Pemkab Sumba Barat Daya Gelar Sosialisasi Perda RTRW NTT 2024–2043

Menurut Ratu Wulla, kebutuhan bahan baku untuk satu Dapur MBG sangat banyak, sehingga menjadi peluang bagi para petani SBD. “Kondisi ini harus sungguh-sungguh dimanfaatkan petani daerah ini. Mulai tanam sayur, tomat, lombok, buah-buahan dan lain-lain. Hasil panen jual ke dapur MBG. Jadi para petani tak perlu ragu dengan pasar hasil petani. Tanam dan tanam, hasilnya pasti pengelola Dapur MBG membelinya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pengelola Dapur MBG tidak boleh membeli bahan baku dari luar Sumba, sehingga keberadaan program ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani. “Saya ingin petani daerah ini dapat merasakan dampak kehadiran program MBG ini, di mana hasil tanaman petani seperti sayur, tomat, lombok, buah-buahan, dan lainnya laku terjual di dapur MBG. Dengan demikian, kesejahteraan hidup petani bertambah pula,” pungkasnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!