Tambolaka, TIMESNTT.COM — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya melalui Dinas Pemuda dan Olahraga menyerahkan bantuan modal usaha bagi wirausaha muda pemula, Selasa (21/10/2025). Kegiatan yang berlangsung di Tambolaka tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Dinas Pemuda dan Olahraga yang dinilai memberi ruang bagi tumbuhnya usaha kreatif generasi muda. “Terima kasih kepada Dinas Pemuda dan Olahraga yang telah berinisiatif melaksanakan program ini sebagai bentuk dukungan nyata Pemerintah Daerah dalam mendorong lahirnya pelaku usaha muda yang mandiri, kreatif, dan inovatif,” ujarnya.
Menurut Bupati, masa depan ekonomi sangat bertumpu pada kemampuan generasi muda beradaptasi dan menciptakan lapangan kerja baru. “Kita semua menyadari bahwa kekuatan ekonomi masa depan berada di tangan generasi muda, bukan semata pada pekerjaan formal, tetapi juga pada kemampuan menciptakan lapangan kerja melalui wirausaha produktif,” kata Ratu Wulla.
Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan melalui pelatihan, pendampingan, dan pemberian akses permodalan. “Kita ingin melihat lahirnya wirausaha muda Sumba Barat Daya yang mampu bersaing, membangun produk lokal berkualitas, dan mengangkat nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional,” ujarnya.
Sebelum menutup sambutannya, Bupati kembali mengingatkan para penerima bantuan untuk menggunakan modal usaha secara bertanggung jawab. “Kami menaruh harapan besar di pundak saudara-saudari yang menerima bantuan ini untuk bijaksana mempergunakannya sesuai jenis usaha yang dilakukan. Saya yakin dan percaya, apabila dilakukan dengan hati dan tekad yang kuat, bukan hal yang mustahil kelak saudara-saudara menjadi wirausaha yang sukses,” kata Bupati Ratu Ngadu B. Wulla.
Program bantuan modal usaha ini diharapkan dapat mempercepat tumbuhnya pelaku usaha muda di Sumba Barat Daya serta meningkatkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pembangunan daerah.***
| Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT. |
|
Tidak ada komentar