WhatsApp Channel Banner

Bupati Sumba Barat Daya Tekankan Penguatan Mutu Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis

waktu baca 2 menit
Kamis, 20 Nov 2025 10:52 138 FBL

Tambolaka, TIMESNTT.COM | Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai upaya memperkuat mutu pelaksanaan program nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. Rapat yang berlangsung di Tambolaka itu dipimpin langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, ST, dan dihadiri jajaran perangkat daerah, pengelola SPPG, kepala sekolah, tenaga kesehatan, serta sejumlah yayasan pendukung program.

Dalam sambutannya, Bupati Ratu Ngadu Bonnu Wulla menegaskan bahwa MBG bukan sekadar bantuan makanan, melainkan investasi jangka panjang bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melalui pemenuhan gizi bagi anak usia sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, pemerintah berharap dapat menekan angka stunting sekaligus memperbaiki kualitas pendidikan.

“Gizi yang baik adalah fondasi tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif. Anak-anak yang mendapatkan makanan bergizi akan lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih siap belajar,” ujar Bupati.

Baca Juga  Johan Oematan Berbagi Ilmu untuk Humas Rumah Sakit di NTT

Rapat evaluasi digelar tidak terlepas dari dua insiden keracunan makanan yang terjadi pada Juli dan November tahun ini. Bupati menegaskan perlunya perbaikan menyeluruh dalam rantai penyediaan MBG, mulai dari pengolahan, pengepakan, hingga distribusi ke sekolah-sekolah.

“Saya menegaskan kepada SPPG, pihak sekolah, dan yayasan agar melakukan evaluasi serius serta merumuskan langkah perbaikan yang nyata agar peristiwa serupa tidak terulang,” tegasnya.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada tenaga kesehatan di Puskesmas Watu Kawula, RSUD Reda Bolo, dan RS Karitas yang bergerak cepat memberikan penanganan kepada para siswa terdampak.

Menurut Bupati, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang terdistribusi, tetapi dari dampak nyata terhadap perbaikan gizi anak, peningkatan daya konsentrasi belajar, dan terbentuknya kebiasaan makan sehat sejak dini.

Baca Juga  Pastor Max Regus, Pr Terpilih Menjadi Uskup Pertama Keuskupan Labuan Bajo

Pemerintah daerah melalui Satgas percepatan penyelenggaraan MBG disebut akan terus melakukan monitoring berkala untuk memastikan program berjalan tepat sasaran, aman, dan memberi manfaat luas.

“Kita harus bekerja bersama, berkolaborasi positif, agar pelaksanaan MBG di Sumba Barat Daya dapat berjalan baik, lancar, dan terhindar dari peristiwa yang merugikan anak-anak penerima,” kata Bupati.

Rapat koordinasi hari ini turut menghadirkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk kepala sekolah tingkat SMA, SMK, SMP, SD, TK, PAUD, direktur rumah sakit, tenaga ahli gizi, hingga pengelola yayasan penyedia layanan gizi. Kehadiran lintas sektor tersebut diharapkan dapat menyamakan langkah dalam memastikan mutu pelaksanaan program.

Melalui forum evaluasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya menegaskan komitmennya untuk terus mengawal MBG sebagai bagian dari upaya membangun generasi SBD yang lebih sehat, cerdas, dan mampu bersaing menuju Indonesia Emas 2045.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!