Kodi Bangedo, TIMESNTT.COM — Masyarakat Desa Matakapore, Kecamatan Kodi Bangedo, akhirnya memiliki akses penghubung baru setelah Jembatan Gantung Hasan Hasanuddin diresmikan pada Minggu (31/8/2025). Peresmian dilakukan oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, ST., didampingi Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka, SP., melalui prosesi pemotongan pita dan penandatanganan prasasti.
Acara peresmian dihadiri berbagai unsur pimpinan daerah dan mitra pembangunan, antara lain Pj. Sekretaris Daerah Sumba Barat Daya, Dandim 1629/SBD, Kapolres SBD, pimpinan dan anggota DPRD SBD, Kepala Riset Kesejahteraan Sosial, Desa dan Konektivitas BRIN, GM Corporate Communication DAAI TV, donatur pembangunan jembatan, Komandan Lapangan Vertical Rescue Indonesia, para pimpinan perangkat daerah, Camat Kodi Bangedo, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Bupati Wulla menegaskan bahwa peresmian jembatan tersebut merupakan tonggak penting bagi masyarakat Matakapore. “Hari ini kita menyaksikan sebuah peristiwa besar dan bersejarah bagi masyarakat Desa Matakapore dengan diresmikannya Jembatan Gantung Hasan Hasanuddin,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi khusus kepada DAAI TV atas kontribusi mereka dalam pembangunan jembatan melalui program sosial. “Saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada DAAI TV melalui program ‘Mimpi Lebih Baik Bagi Seluruh Masyarakat’,” kata Bupati Wulla.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh warga untuk menjaga fasilitas tersebut agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. “Mari kita bersama-sama menjaga dan merawat jembatan ini. Kita rawat dengan penuh tanggung jawab dan kita manfaatkan untuk kemajuan bersama,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Bupati Wulla menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah yang masih sulit dijangkau. “Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya berkomitmen untuk terus bekerja sama dengan berbagai pihak dalam mengurangi kesenjangan, memperbaiki akses infrastruktur, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di desa-desa yang masih terisolasi,” ujarnya.
Peresmian jembatan gantung ini diharapkan menjadi langkah awal meningkatkan konektivitas, aktivitas ekonomi, dan kualitas hidup masyarakat di Matakapore dan sekitarnya.***
| Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT. |
|
Tidak ada komentar