Christian Widodo/foto:Timesntt.comKupang, Timesntt.com- Ketua DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Nusa Tenggara Timur (NTT), dr. Christian Widodo, optimistis perkembangan PSI di NTT akan semakin pesat menyusul kehadiran Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, di Kota Kupang.
Optimisme tersebut disampaikan Christian saat diwawancarai awak media di lobi Hotel Harper Kupang, Sabtu (1/8/2026). Menurutnya, kehadiran Joko Widodo di Kupang akan membawa energi positif bagi pertumbuhan PSI sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat bergabung dengan partai berlambang mawar itu.
“Tentu harapannya besar. Dengan hadirnya Bapak Joko Widodo, mantan Presiden ke-7 Republik Indonesia di Kupang ini, dan beliau pulang, pasti diikuti dengan banyak yang bergabung di PSI,” ujar Christian.
Ia menjelaskan, dari sisi organisasi, PSI NTT terus melakukan pembenahan struktur di seluruh tingkatan. Saat ini, struktur Dewan Pimpinan Daerah (DPD) telah terbentuk 100 persen, sementara struktur Dewan Pimpinan Cabang (DPC) hampir rampung. Adapun pembentukan struktur di tingkat ranting atau Pimpinan Ranting Desa (PRD) masih terus dikebut.
Menurut Christian, terdapat tiga fokus utama yang menjadi prioritas PSI NTT dalam memperkuat organisasi menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kalau saya boleh bagi dalam tiga bagian besar, pertama pembenahan struktur, kedua mencari caleg-caleg yang potensial, dan terakhir hadir dan kerja untuk rakyat,” jelasnya.
Ia menegaskan, ketiga langkah tersebut menjadi fondasi penting untuk memperkuat partai sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap PSI.
Christian juga mengaku optimistis PSI akan mampu meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu mendatang. Saat ini, PSI NTT telah memiliki total 34 kursi legislatif serta empat kepala daerah yang diusung maupun didukung oleh PSI.
“Kita sangat optimis dengan perkembangan PSI di NTT. Partai yakin nanti ke depan kursinya akan bertambah,” katanya.
Sebagai target politik, Christian menginginkan PSI memiliki keterwakilan di seluruh daerah pemilihan (dapil) DPRD Provinsi NTT.
“Kalau DPRD provinsi ada delapan dapil, maka harus minimal delapan kursi,” ujarnya.
Lebih lanjut, Christian mengakui bahwa tantangan utama dalam pembentukan struktur partai di NTT adalah kondisi geografis yang terdiri atas banyak pulau dengan akses yang tidak selalu mudah.
Ia mengatakan, untuk Kota Kupang, struktur organisasi PSI telah terbentuk hingga tingkat kelurahan. Namun, di sejumlah wilayah kepulauan, pembentukan struktur hingga tingkat ranting masih terus dilakukan.
“Untuk PSI NTT, dari tingkat Kota Kupang sudah rampung hingga tingkat kelurahan. Di sini kita ada 22 kabupaten/kota dan kita terpisah pulau. Ada pulau-pulau kita yang agak jauh sehingga belum rampung sampai di tingkat ranting,” jelasnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh kader PSI di NTT untuk bekerja bersama menyelesaikan pembentukan struktur hingga ke tingkat paling bawah.
“Kita harus bekerja bersama untuk melihat masyarakat dan saya yakin itu akan 100 persen,” tegasnya.
Christian menambahkan, penguatan struktur partai tidak boleh hanya berorientasi pada kepentingan politik semata, tetapi juga harus dibarengi dengan kehadiran dan kerja nyata di tengah masyarakat.
Dengan fokus pada pembenahan struktur organisasi, penjaringan calon legislatif yang potensial, serta kerja nyata untuk rakyat, PSI NTT optimistis dapat memperluas dukungan masyarakat sekaligus meningkatkan perolehan kursi pada Pemilu mendatang.*
|
Stop Copas!!
Tidak ada komentar