WhatsApp Channel Banner

Sosialisasi OPLAH di Wewewa Timur, Bupati Wulla Tekankan Dukungan Penuh bagi Petani

waktu baca 2 menit
Senin, 1 Des 2025 00:07 18 FBL

Mareda Kalada, TIMESNTT.COM — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menggelar Sosialisasi Kegiatan Optimalisasi Lahan (OPLAH) bagi 26 kelompok tani di Balai Penyuluhan Desa Mareda Kalada, Kecamatan Wewewa Timur, Senin (1/9/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu B. Wulla, ST., didampingi Wakil Bupati Dominikus A.R. Kaka, SP.

Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian, Camat Wewewa Timur, anggota DPRD Dapil II Sumba Barat Daya, Babinsa Wewewa Timur, para anggota kelompok tani, serta tamu undangan.

Dalam sambutannya, Bupati Wulla menegaskan pentingnya sektor pertanian sebagai penopang utama kehidupan masyarakat Sumba Barat Daya. “Sebanyak 85 persen masyarakat Sumba Barat Daya mata pencahariannya adalah petani, dan pendapatan utama mereka bergantung pada sektor pertanian. Ini harus mendapat perhatian dari pemerintah dan dari kita semua,” ujarnya.

Baca Juga  Wakil Bupati SBD Tinjau Program ACCESS di Wewewa Timur Dorong Pemerataan Energi Bersih bagi Desa Terpencil

Ia menjelaskan bahwa Kabupaten SBD tahun ini mendapat bantuan optimalisasi lahan seluas 1.950 hektar dengan total anggaran Rp 8.970.000.000. Bantuan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan dan ditujukan untuk meningkatkan produktivitas pertanian. “Dana ini harus dipergunakan sebaik-baiknya demi memajukan sektor pertanian Sumba Barat Daya ke depan,” kata Bupati Wulla.

Bupati juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh keseriusan dan kerja keras para petani dalam mengelola lahan yang tersedia. “Saya berharap ada dukungan dan kerja sama dari para petani agar lebih banyak lagi lahan yang dapat dikelola. Dengan bekerja maksimal, kita akan mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah pusat,” tutupnya.

Kegiatan sosialisasi ini menjadi salah satu langkah strategis Pemkab SBD dalam mendorong peningkatan ekonomi masyarakat berbasis pertanian serta memperkuat peran kelompok tani sebagai motor penggerak pembangunan wilayah.***

Baca Juga  Wakil Bupati SBD Buka Pelatihan Perbengkelan, Menjahit, dan Pertukangan bagi PPKS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

FBL

Pemimpin Redaksi Times Nusa Tenggara Timur

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!