WhatsApp Channel Banner

Koni NTT Gelar Rapat Kerja, Matangkan Persiapan PON Tahun 2028

waktu baca 2 menit
Jumat, 17 Jul 2026 13:50 59 Times NTT

Kupang, Timesntt.com- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Kerja Provinsi pada Jumat 17 Juli 2026 di Hotel Kristal Kupang.

Rapat kerja ini dihadiri oleh Pengurus KONI Pusat, KONI NTT, KONI kabupaten dan Kota serta cabang olahraga.

Raker di buka secara langsung oleh Kabid Binpres KONI pusat, Brigjen TNI Purnawirawan Ahmad Syarifudin yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Pusat.

 

Wakil Gubernur NTT yang juga menjabat sebagai Wakil Ketum I KONI NTT, Johni Asadoma, pada sambutannya mengatakan jika kejadian KONI pusat saat raker di NTT merupakan bentuk dukungan dan kolaborasi.

 

“Kami menyakini kunjungan ini mempererat koordinasi KONI pusat dan NTT. Dengan tujuan melahirkan atlet yang kompeten demi melancarkan persiapan menuju pon 2028,” ujar Johni.

Baca Juga  Kuasa Hukum Dua Anggota DPRD TTU Minta Publik Tidak Kaitkan Dugaan Intimidasi dengan Kematian dr. Icha

 

Ia juga mengatakan jika momentum tersebut merupakan bentuk menyusun langkah strategis dan mempererat KONI NTT dan kabupaten kota.

 

“Memperkuat visi dan komitmen. Pada kesempatan ini saya berharap semua peserta bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik. Menyumbang ide dan saran yang konstruktif,” katanya.

Johni Asadoma mengatakan jika penetapan NTT dan NTB sebagai tuan rumah PON dapat terjadi melalui proses yang tidak mudah dan panjang.

“Kita manfaatkan kesempatan dan peluang ini dengan baik,” katanya.

Johni juga menyoroti perihal pencapaian medali dan prestasi atlet. Menurutnya, pencapaian medali dan prestasi harus unggul dan bukan hanya saat pelaksana PON tapi juga pada iven lain.

Sebelum membuka raker KONI NTT, Kabid Binpres KONI pusat, Brigjen TNI Purnawirawan Ahmad Syarifudin mengatakan jika dirinya memiliki pengalaman sebagai tuan rumah dalam menyukseskan penyelenggaraan PON.

Baca Juga  ASN harus jadi Pelopor Pemberdayaan Produk Lokal NTT

“Kami pernah tahu bagaimana mengelola kepanitian KONI. Kami sudah memberikan informasi secara internal kepada rekan rekan KONI di NTT,” ujarnya.

 

Menurutnya, peluang untuk sukses penyelenggaraan sudah pasti di miliki penyelengara.

 

Sisi lain, menurut Ahmad, terkait penyelenggaraan PON Tahun 2028, koridor untuk NTT pada awal September merupakan waktu untuk menentukan jumlah cabar olahraga.

 

“Walaupun didalam rakernas sudah ditentukan bisa saja berubah.

Saya memandang rapat kerja KONI NTT memberikan makna strategis,” ujarnya.

 

Ahmad berpesan agar sebagai tuan rumah NTT memanfaatkan peluang sebaik mungkin. Mengasah atlet dan juga pelatih.

Menurut Ahmad, NTT memiliki tren kenaikan dalam pencapaian medali dilihat dari pelaksana PON sebelumnya.

 

“Setiap cabang olah raga harus mendapatkan sesuatu,” pungkasnya.

Pantauan media, rapat kerja ini juga dihadiri oleh sejumlah kepala daerah tingkat II.*

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!