WhatsApp Channel Banner

Pemkot Kupang Gandeng KOWANI Salurkan Hepachol bagi Pasien TBC

waktu baca 2 menit
Kamis, 15 Okt 2026 14:10 0 11 Times NTT

Kupang, Timesntt.com-Pemerintah Kota Kupang menggandeng Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) dan Kris untuk memberikan dukungan tambahan bagi pasien tuberkulosis (TBC) melalui penyaluran suplemen Hepachol. Bantuan ini diharapkan membantu menjaga stamina pasien selama menjalani pengobatan, tanpa mengesampingkan terapi medis yang wajib dilakukan.

 

Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap pasien TBC sekaligus upaya mendukung program penanganan penyakit menular di Kota Kupang.

 

Menurut Serena, pemberian suplemen ditujukan untuk membantu menjaga kondisi tubuh pasien agar tetap bugar selama menjalani proses pengobatan. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa suplemen bukan pengganti obat TBC yang diresepkan tenaga medis.

 

Baca Juga  Program Bedah Rumah Sentuh Warga Kurang Mampu di Kota Kupang

“Dengan suplemen ini, kami berharap penyembuhan bisa lebih cepat, memberikan kekuatan, dan stamina pasien menjadi lebih baik. Tetapi, pengobatan selama enam bulan tetap harus dijalani dan tidak boleh ditunda,” kata Serena, Kamis (15/10/2026).

 

Ia menegaskan, keberhasilan penanganan TBC membutuhkan komitmen pasien untuk menjalani pengobatan secara teratur hingga tuntas. Karena itu, dukungan tambahan melalui kerja sama pemerintah dan organisasi masyarakat diharapkan dapat membantu pasien tetap bersemangat menjalani terapi.

 

Selain penyaluran suplemen Hepachol, kegiatan tersebut juga diisi dengan skrining kanker payudara yang melibatkan penerima manfaat program Inakasih. Langkah ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan, terutama dalam mendukung deteksi dini penyakit pada perempuan.

 

Serena berharap kolaborasi lintas organisasi tersebut dapat memperkuat kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan penyakit, pemeriksaan kesehatan secara berkala, serta kepatuhan terhadap pengobatan yang dianjurkan tenaga medis.

 

Sementara itu, Ketua Umum KOWANI, Nannie Hadi Tjahjanto, berharap dukungan yang diberikan dapat berkontribusi terhadap upaya pemerintah dalam mencapai target eliminasi TBC di Indonesia, termasuk di Kota Kupang.

Baca Juga  Kapal Dharma Rucitra VIII hadir di NTT Berkat Serena Francis  

 

“Kita harap Kota Kupang ini nanti zero TBC,” ujar Nannie.

 

Ia menjelaskan, penanggulangan TBC tidak hanya bergantung pada pengobatan medis, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat dalam membangun pola hidup bersih dan sehat serta mencegah penularan.

 

Nannie juga menekankan pentingnya menghilangkan stigma terhadap penderita TBC. Menurutnya, pasien membutuhkan dukungan dari keluarga dan lingkungan sekitar agar tidak merasa malu ataupun takut menjalani pengobatan.

 

“Penderita sakit tidak boleh kita kucilkan. Kita harus saling mendukung supaya mereka bisa berobat dengan senang dan tidak merasa malu,” pungkasnya.

 

Melalui kolaborasi tersebut, Pemkot Kupang bersama KOWANI dan Kris berharap penanganan TBC dapat berjalan lebih optimal, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan memberikan dukungan kepada pasien hingga menyelesaikan pengobatan.*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Stop Copas!!