Plt Dirut Bank NTT dan Ketua Dekranasda Belu/foto:istKupang, Timesntt.com-Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Belu, Ny. Vivi Lay, bersama para pengurus dan perwakilan penenun, melakukan kunjungan ke Direktur Utama Bank NTT di Kupang.
Kunjungan tersebut bukan sekadar silaturahmi, tetapi juga ungkapan terima kasih atas kepedulian Bank NTT terhadap pengembangan UMKM tenun di Belu, sekaligus memperkuat sinergi antara lembaga keuangan daerah dan pelaku ekonomi kreatif lokal.
Sebelumnya, Bank NTT telah memberikan dukungan nyata dengan mengikutsertakan penenun asal Belu dalam kegiatan Training of Trainer (TOT) pewarnaan alam di Sumba Timur.
Pelatihan selama lima hari itu memberikan kesempatan bagi penenun untuk memperdalam teknik pewarnaan alami, memperkaya variasi warna, dan meningkatkan kualitas kain tenun.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Bank NTT Cabang Atambua yang terus memberi perhatian kepada UMKM, khususnya penenun Belu. Semoga kerja sama baik ini terus berlanjut,” ujar Ny. Vivi Lay, Ketua Dekranasda Belu.
Selain menyampaikan apresiasi, pertemuan tersebut juga menjadi wadah dialog dan perencanaan kolaborasi baru antara Dekranasda dan Bank NTT dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif berbasis kerajinan lokal.
Bank NTT menegaskan bahwa dukungan terhadap UMKM tidak hanya sebatas penyaluran kredit modal, tetapi juga melalui pendampingan, pelatihan, serta fasilitasi akses pasar agar produk-produk lokal seperti tenun Belu mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
“Kami berkomitmen untuk terus mendampingi UMKM, bukan hanya dari sisi pembiayaan, tetapi juga dari aspek pengembangan kapasitas dan jaringan pasar. Tenun Belu memiliki nilai budaya yang tinggi dan potensi besar untuk dikembangkan,” demikian komitmen pihak Bank NTT.
Bagi Ny. Vivi Lay, kolaborasi ini tidak hanya memperkuat perekonomian lokal, tetapi juga menjadi wujud pelestarian warisan budaya leluhur yang diwariskan dari generasi ke generasi.
“Dengan perhatian dari berbagai pihak, para penenun semakin termotivasi untuk berinovasi, menjaga kualitas, dan terus melestarikan tradisi,” tuturnya.*
|
Stop Copas!!
Tidak ada komentar