Labuan Bajo, Timesntt.com- Kepedulian terhadap masyarakat terdampak gempa bumi di Flores terus mengalir dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Bank BPD NTT Cabang Labuan Bajo yang menyerahkan bantuan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat terdampak bencana.
Gempa bumi dengan parameter pemutakhiran magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu, 15 Agustus 2026, menimbulkan dampak di sejumlah wilayah di Pulau Flores. Kondisi tersebut membuat kebutuhan dasar masyarakat terdampak membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.
Kepala Bank NTT Cabang Labuan Bajo, Boy R. Nunuhitu, mengatakan Bank NTT terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Dari Bank NTT, kami terus berkoordinasi untuk memastikan jenis-jenis barang bantuan yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat terdampak bencana,” ujar Boy R. Nunuhitu.
Untuk tahap awal, Bank NTT memprioritaskan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat setelah berkoordinasi dengan BNPB. Bantuan yang diserahkan melalui BPBD tersebut terdiri atas 85 kantong beras, 80 dus mi instan, dan 10 lembar terpal berukuran 5 x 7 meter.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus kebutuhan tempat berlindung sementara bagi masyarakat yang terdampak gempa.
Boy mengatakan dukungan Bank NTT tidak berhenti pada penyaluran bantuan tahap awal. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dan mitra, termasuk Bank Jatim serta asosiasi bank pembangunan daerah, untuk memperkuat dukungan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.
“Bantuan berikutnya juga akan diarahkan tidak hanya kepada masyarakat di wilayah kita, tetapi juga ke daerah-daerah lain di Flores yang mengalami dampak bencana dan membutuhkan dukungan,” jelasnya.
Menurutnya, penanganan bencana membutuhkan kolaborasi dari berbagai pihak. Pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, organisasi kemasyarakatan, komunitas, hingga masyarakat umum dapat mengambil bagian sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Penyerahan bantuan melalui BPBD menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan Bank NTT dalam membantu masyarakat menghadapi masa darurat pascabencana. Bantuan tersebut juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mendukung proses pemulihan.
Lebih dari sekadar bantuan berupa barang, kehadiran berbagai pihak di tengah masyarakat terdampak menjadi pesan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi situasi sulit.
Bank NTT bersama para mitra berkomitmen untuk terus mendukung proses penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Bantuan akan diupayakan agar disalurkan berdasarkan kebutuhan dan kondisi nyata di lapangan.
Semangat kebersamaan dan gotong royong diharapkan menjadi kekuatan bagi masyarakat Flores untuk melewati masa darurat, memulihkan kehidupan, dan kembali bangkit.
Dari kepedulian lahir kekuatan. Dari gotong royong tumbuh harapan. Dari solidaritas bersama, Flores akan bangkit kembali.*

Tinggalkan Balasan