WhatsApp Channel Banner

Pameran Pembangunan di Kupang Diisi Galang Donasi dan Doa Lintas Agama untuk Korban Gempa di Flores

waktu baca 2 menit
Sabtu, 15 Agu 2026 14:58 77 Times NTT

Kupang, Timesntt.com Pergelaran pameran pembangunan di Kupang yang dibuka oleh Gubernur Melki Laka Lena Sabtu 15 Agustus 2026 diisi dengan doa bersama dan penggalangan donasi untuk korban gempa di Flores.

Doa bersama yang  dipimpin oleh sebanyak lima tokoh agama  itu ditujukan kepada korban gempa di Flores

Gubernur NTT,  Melki Laka Lena menyebut jika tema pameran menjadi Peduli Korban Gempa Bumi Flores.

“Mewakili Pemerintah Provinsi NTT mengucapkan duka cita dan empati bagi seluruh korban gempa bumi Flores,” ujar Melki.

Ia menyebut jika pasca gempa semua semua pihak terus bergerak memastikan penanganan tanggal darurat berjalan dengan baik.

Baca Juga  Pemkot Kupang "Berdaya Bersama" Tingkatkan Kapasitas Kewirausahaan

“Dari pameran ini kita harus melahirkan kepedulian untuk bencana Flores. Kita akan gerakan donasi untuk korban gempa di Flores dan nanti akan dipertanggungjawabkan kepada publik,” ujar Melki.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi NTT, Drs. Ady Endezon Mandala, M.Si menjelaskan jika pameran merupakan momentum HUT RI ke 81.
Ia menyebut jika pameran merupakan benruk Nasionalisme tidak boleh lekang oleh waktu.

Pameran, juga menampilkan capaian kinerja pemerintah baik nasional maupun NTT.

Baca Juga  Pawai Ta'aruf MTQ NTT Digelar di Nagekeo, Dimulai dari Halaman Gereja Katolik Penginana

“Pameran membangkitkan UMKM. Pameran kami menghadirkan 200 pelaku UMKM. 613 pelaku UMKM yang ada ditempat ini.  Pemerintah mendukung masyarakat disektor UMKM sebagai perantara. Melalui pameran diharapkan temu kemitraan.  Mengekpresikan suka cita kemesraan melalui hiburan rakyat,” katanya.

Menurutnya, pameran akan berlangsung selama 1O hari tepat di kawasan hotel harper Kupang.

“Ada 115 stand untuk instansi pemerintah dan instansi vertikal,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!