Puluhan wartawan Ditipu Undangan Diduga palsu/foto: Timesntt.comKupang, Timesntt.com-Puluhan Wartawan baik media lokal maupun nasional yang berada di Kota Kupang ditipu oleh undangan peliputan atas nama Imelda Anin.
Diketahui, Imelda Anin sendiri merupakan General Manager Koperasi Swastisari.
Merujuk pada Undangan yang dikeluarkan oleh nomor yang bernama Imelda Anin pada Jumat 24 April 2026, sejumlah media mengaku diminta untuk meliput Rapat Umum Tahunan (RAT) Koperasi Swastisari yang dilaksanakan pada Minggu 10 April 2026 di Hotel Harper Kupang.
Undangan tersebut dikirim secara pribadi ke nomor para wartawan.
Berikut kutipannya;
“UNDANGAN PELIPUTAN MEDIA
Kepada Yth.
Pimpinan/Redaksi Media
di Tempat
Dengan hormat,Sehubungan dengan pelaksanaan kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi KSP Swasti Sari, kami mengundang rekan-rekan media untuk hadir dan melakukan peliputan pada kegiatan dimaksud.
Adapun kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada:
Hari/Tanggal : Minggu, 26 April
Waktu : Pukul 10.00 WITA – selesai
Tempat : Hotel Harper.
Kegiatan ini merupakan agenda penting dalam rangka evaluasi kinerja, pertanggungjawaban pengurus, serta penentuan arah kebijakan koperasi ke depan. Kehadiran dan partisipasi rekan-rekan media sangat kami harapkan guna menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Demikian undangan ini kami sampaikan. Atas perhatian dan kehadirannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Panitia Pelaksana
RAT Koperasi KSP Swasti Sari,”.
Undangan dikirim melalui pesan WhatsApp dengan nama pengirim Imelda Anin.
Sejumlah wartawan saat menghadiri undangan tersebut mengaku kecewa sebab, menurut penjelasan panitia, tidak ada undangan peliputan yang dikeluarkan.
“Tadi mereka bilang itu bukan nomor ibu Anin dan mereka tidak undang media untuk meliput,” kata Shintya wartawan yang merasa kecewa.
Ia menyebut sudah berjumpa GM Imelda Anin dan membantah jika itu bukan nomornya.
“Dia bilang itu bukan nomornya dia,” pungkasnya.
Diketahui, berdasarkan informasi yang beredar RAT Koperasi Swastisari sendiri sedang berpolemik.
Polemik paling utama adalah terkait pemilihan pengurus dengan pengawas.
Hingga berita ini dipublish pengurus dan panitia RAT Koperasi Swastisari belum memberikan penjelasan.*az
|
Stop Copas!!
Tidak ada komentar