Kota Kupang, Timesntt.com-Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati mengatakan jika saat ini di Dinas Kesehatan Kota Kupang stok vaksin rabies cukup.

“Stok kita cukup untuk di setiap puskesmas,” kata drg. Retnowati, Kamis (21/08) malam.

Kadis Retno juga mengatakan jika langkah cepat Dinas Kesehatan Kota Kupang sudah dilakukan buntut dari sebanyak 7 orang Warga Maulafa terkena fiditan anjing, Kamis 14 Agustus lalu.

Baca Juga  Kadis Pendidikan NTT bikin Konten Jalan Kaki Sepulang Kantor, Malah 'Di Rujak' Warganet

“Sudah dilakukan penanganan dan hari ini sudah vaksin kali kedua,” ujarnya.

Diketahui, seekor anjing betina milik Warga RT 005/RW 002, Kelurahan Maulafa, Kota Kupang, tiba-tiba menyerang warga dan menggigit sedikitnya tujuh orang.

 

Melansir Pos Kupang, pemilik anjing yakni Daniel Adam, dan Ketua RT 005, menjelaskan bahwa sebelumnya hewan tersebut dalam kondisi sehat dan beraktivitas seperti biasa.

Akan tetapi, sekitar pukul 05.30 WITA, anjing itu mendadak berlarian tanpa arah dan menggigit secara membabi buta para korban. Akibat kejadian tersebut, tujuh orang menjadi korban gigitan, yaitu AT (11), EA (40), JSR (38), CAB, CMJ, serta dua orang warga RT 007 yang identitasnya belum diketahui.

Baca Juga  7,5 Juta Balita Afghanistan akan Terima Vaksin Antipolio

Semua korban telah mendapatkan Vaksin Anti Rabies (VAR) di RSUD SK Lerik Kota Kupang.*