WhatsApp Channel Banner

Musda dan Pelantikan Pengurus Golkar Se Sumba sekaligus AMPI, Anton Mahemba Sebut Perkuat Konsolidasi

waktu baca 3 menit
Rabu, 15 Apr 2026 05:40 146 Times NTT

Kupang,Timesntt.com-Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar konsolidasi organisasi melalui pembukaan Musyawarah Daerah (Musda) dan pelantikan pengurus AMPI se-daratan Sumba di Tambolaka, Selasa (14/4/2026).

Pelantikan ini sekaligus sebagai langkah memperkuat basis kader hingga ke tingkat desa.

Diketahui, kegiatan yang mengusung tema “Konsolidasi dan Regenerasi Kader AMPI Se-Sumba Menuju NTT Sehat, Maju, Cerdas, Sejahtera, dan Berkelanjutan” ini menghasilkan kepengurusan baru di empat kabupaten di Pulau Sumba.

Sepritus Tangaru Mahamu terpilih sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Timur, Andro Rivaldie Umbu Jowa sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Tengah, Octavianus E. T. Dendo sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Barat, serta Lambertus Wora Deilo sebagai Ketua DPD AMPI Sumba Barat Daya.

Selain pelantikan pengurus Golkar, juga dikukuhkan pengurus kabupaten AMPI NTT.

Konsolidasi dihadiri oleh  Ketua DPD AMPI  Antonius D. Mahemba yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi NTT dari Fraksi Golkar.

Baca Juga  Kronologis Anggota DPRD Fraksi Golkar dan Gerindra Aniaya Kabag Keuangan Sekwan Kabupaten Kupang

Ketua DPD AMPI NTT, Antonius D. Mahemba, dalam arahannya menegaskan bahwa Musda dan pelantikan tersebut bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari instruksi kerja organisasi untuk memastikan konsolidasi dan regenerasi berjalan nyata.

“Proses Musda dan pelantikan hari ini bukan sekadar seremoni pelantikan. Tema yang kita angkat ‘Konsolidasi dan Regenerasi Kader’ adalah sebuah instruksi kerja, bukan sekadar hiasan spanduk atau sebatas seremoni semata,” tegas Antonius.

Ia menginstruksikan seluruh pengurus AMPI di daratan Sumba untuk segera merapatkan barisan dan melakukan konsolidasi organisasi secara menyeluruh hingga ke tingkat desa dan kecamatan.

“Konsolidasi berarti kita harus masuk ke akar rumput, desa-desa di kabupaten dan memastikan mesin organisasi bergerak hingga ke tingkat kecamatan. Kita harus menjadi wadah yang inklusif bagi pemuda di Pulau Sumba,” ujarnya.

Menurut Antonius, penguatan organisasi di tingkat bawah menjadi kunci agar AMPI tidak hanya hadir di tingkat elite, tetapi benar-benar menjadi ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Selain konsolidasi, ia juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan yang berkelanjutan di tubuh AMPI di seluruh kabupaten di Pulau Sumba.

Baca Juga  Oknum Wartawan KPK Sigap di Belu Resmi Dilaporkan ke Polda NTT

“Estafet kepemimpinan bukan hanya soal ganti orang, melainkan soal transfer nilai dan semangat. Kita menyiapkan kader yang siap melanjutkan perjuangan demi kemajuan daerah,” katanya.

Antonius secara khusus menginstruksikan para ketua DPD AMPI yang baru dilantik di Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur untuk segera menunjukkan kerja nyata dan memperluas jangkauan organisasi hingga ke seluruh pelosok wilayah.

“Saya instruksikan: segera lakukan kerja nyata. Kibarkan panji-panji AMPI di seluruh pelosok Sumba. Jadikan organisasi ini tempat yang ramah bagi ide-ide brilian pemuda,” tegasnya.

Ia menambahkan, AMPI harus berperan sebagai laboratorium kaderisasi pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan pembangunan, khususnya di wilayah kepulauan seperti Sumba yang masih membutuhkan penguatan peran generasi muda.

Melalui konsolidasi dan regenerasi ini, AMPI NTT menargetkan terbentuknya organisasi yang lebih solid, inklusif, dan aktif hingga tingkat desa, sekaligus membuka ruang partisipasi luas bagi pemuda untuk terlibat langsung dalam pembangunan daerah secara berkelanjutan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!