Direktur SDM Bank NTT, Rahmat Boby Saleh/foto:istKupang, Timesntt.com-Polemik terkait proses rekrutmen pegawai Bank NTT kembali mencuat.
Direktur Operasional dan SDM Bank NTT, Rahmat Saleh, menegaskan komitmen manajemen baru untuk melakukan reformasi menyeluruh dalam tata kelola sumber daya manusia.
Di sisi lain, Anggota DPRD NTT, Yohanis Rumat, mendesak dilakukan rasionalisasi pegawai yang dinilai terlalu gemuk dan sarat praktik “titipan”.
Bank NTT Janji Rekrutmen Transparan & Berbasis Kompetensi.
Menanggapi kritik publik terkait persepsi ketidaktransparanan seleksi pegawai di masa lalu, Rahmat Saleh menyampaikan bahwa manajemen baru menjadikan kritik tersebut sebagai bahan pembenahan.
“Kami menghargai setiap kritik dan perhatian publik. Memang ada persepsi bahwa seleksi pegawai di masa lalu belum sepenuhnya transparan. Sebagai Direksi baru yang membidangi SDM, ini menjadi masukan penting untuk perbaikan,” jelasnya.
Rahmat menegaskan fokus utama manajemen saat ini bukan mencari siapa yang salah, melainkan memastikan reformasi berjalan ke depan.
Bank NTT sedang menyiapkan sistem rekrutmen berbasis kompetensi dan digital, meliputi pendaftaran online, penilaian berbasis indikator yang terukur, dokumentasi proses yang dapat diaudit dan ditelusuri.
“Kami ingin memastikan setiap putra-putri NTT punya kesempatan yang sama, berdasarkan kemampuan dan integritas — bukan kedekatan,” tegasnya.*
|
Stop Copas!!
Tidak ada komentar