WhatsApp Channel Banner

Wali Kota Kupang Sebut TDM Culture Fest 2026 Pererat Hubungan Antarwarga

waktu baca 3 menit
Senin, 25 Mei 2026 12:49 132 Times NTT

Kupang, Timesntt.com-Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, menghadiri sekaligus membuka kegiatan TDM Culture Fest 2026 yang digelar di Kelurahan Tuak Daun Merah (TDM), Kecamatan Oebobo pada Senin (25/5/2026).

 

Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dari Senin (25/5/2026) hingga Rabu (27/5/2026), melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari sanggar seni, komunitas budaya, sekolah hingga pelaku UMKM.

 

Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang menegaskan pentingnya kolaborasi dan gotong royong dalam membangun masyarakat, termasuk dalam pelestarian budaya lokal. Ia menyebut kegiatan seperti TDM Culture Fest bukan sekadar hiburan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial antarwarga.

 

“Event seperti ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk membangun silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan menjaga budaya kita. Kunci pembangunan itu kolaborasi dan gotong royong,” ujar Christian Widodo.

Baca Juga  Tenun bukan hanya Produk Budaya tapi juga Identitas

 

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyatakan komitmennya untuk membantu legalitas sanggar-sanggar budaya di Kelurahan TDM. Dari lima sanggar yang ada, baru satu yang memiliki akta notaris, sementara empat lainnya belum memiliki legalitas formal.

 

Sebagai bentuk dukungan, Wali Kota Kupang berjanji akan membantu pembiayaan pembuatan akta notaris untuk dua sanggar menggunakan dana pribadi. Selain itu, satu sanggar lainnya juga akan dibantu oleh anggota DPRD Kota Kupang, Muhammad Ramli, dan satu sanggar dibantu oleh Sponsor Yayasan Rumah Foundation, Roy Bulan sehingga sebagian besar sanggar dapat segera memiliki badan hukum resmi.

 

“Legalitas ini penting supaya ke depan mereka bisa menerima bantuan secara resmi. Ini bentuk dukungan kita agar sanggar-sanggar ini terus berkembang,” tambahnya.

 

Selain fokus pada pelestarian budaya, Wali Kota juga mendorong agar kegiatan ini mampu menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang turut ambil bagian dalam festival tersebut. Ia bahkan mengajak para ASN yang hadir untuk turut berbelanja produk UMKM sebagai bentuk dukungan nyata.

 

Sementara itu, Ketua Panitia TDM Culture Fest, Decki Ataupah, menjelaskan bahwa kegiatan ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk lembaga pendidikan seperti PAUD, SD, SMP hingga SMA di wilayah TDM. Adapun rangkaian kegiatan meliputi karnaval budaya, penampilan tarian kreasi, lomba lagu daerah, serta pameran UMKM.

Baca Juga  PSI NTT Usul Joko Widodo jadi Calon Ketum

 

Ia juga mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini membutuhkan anggaran sekitar Rp35 juta, yang bersumber dari kontribusi pemerintah, pelaku usaha, donatur, serta partisipasi masyarakat.

 

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan semua pihak, baik secara moril maupun materil, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ungkap Decki.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Kota Kupang Muhammad Ramli, Camat Oebobo Zet Batmalo, Kapolsek Kota Raja, Frits Mada, PLT Lurah TDM David Bigo, Sponsor Yayasan Rumah Foundation, Roy Bulan serta Kepala Dinas Pariwisata Kota Kupang Evie Seran Getha.

 

Dengan adanya TDM Culture Fest 2026, diharapkan semangat pelestarian budaya lokal semakin tumbuh, sekaligus memperkuat solidaritas dan kemandirian ekonomi masyarakat di Kota Kupang.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!