WhatsApp Channel Banner

Warga Kampung Baru ke Marselinus Anggur: “Bapak Termasuk Kacang yang tidak Lupa Kulit”

waktu baca 3 menit
Kamis, 20 Mar 2025 12:47 283 Ronis Natom

Kota Kupang, TIMESNTT.COM

Warga Kampung Baru Kelurahan Penfui, Kecamatan Maulafa Kota Kupang memberikan apresiasi bagi Anggota DPRD NTT Fraksi PKB, Marselinus Anggur Ngganggus.

Warga foto bersama usai Reses/ foto: Timesntt.com

“Bapak tidak dapat suara banyak di sini. Tapi bapak yang mau datang kembali di sini. Kalau mau dibilang, tidak semua kacang lupa kulit,” kata Alo Beribin, Warga RT 25 saat Reses di Kampung Baru, Kamis 20 Maret 2025 sore.

 

“Yang lain mau dekat pemilu baru datang lalu hilang terus. Kami malu tidak sumbang suara banyak tapi bapa yang kembali ke sini,” tambahnya, pada sesi dialog.

 

Sebagai Warga Kampung Baru, Kelurahan Penfui, Alo menyampaikan terima kasih bagi Marselinus yang mau mengunjungi wilayahnya untuk mendengarkan keluh kesah dan masukan warga.

Baca Juga  Soal Koalisi Partai Nasdem Pada Pilkada SBD Tahun 2024

 

Kurang lebih 60-an warga yang ikut dalam kegiatan Reses Masa Sidang Ke II DPRD NTT itu, sangat antusias memberikan usulan kepada Anggota DPRD Komisi IV, Marselinus.

 

Sejumlah warga, memberikan usulan agar jalan rute Penfui Baumata segera mendapat perhatian dari pemerintah

 

“Kalau bukan jalan provinsi kemana lagi kita akan minta. Ke kota belum ada kejelasan, kita juga sudah minta ke Kabupaten Kupang,” kata Tina salah satu warga.

 

Warga, meminta usulan soal perbaikan jalan itu menjadi perhatian serius. Sebab, kondisi jalan yang sempit dan berlubang selalu menyebabkan kecelakaan bagi pengguna jalan.

 

Apresiasi kepada Marselinus juga disampaikan oleh Ketua RT 24, Krisofel Ola.

 

“Bapa orang pertama yang kunjung kami di sini. Ada kerinduan kami. Ini soal jalan. Jalan semakin sempit. Kadang-kadang menimbulkan kecelakaan. Kami sudah usulkan di musrembang tapi belum ada kejelasan,” kata Kristofel sambil mengeluhkan soal kondisi jalan yang sama.

Baca Juga  Christofel Wungo dan Fredy Malo Tawarkan Program Yang Tidak Neko-Neko

 

Warga antusias mengikuti dialog/foto:Timesntt.com

Sementara, Hendrik Lomi Ketua RW 25 Kelurahan Penfui,

menambahkan selain soal perbaikan jalan juga soal drainase.

 

“Ada juga kendala di gorong gorong atau saluran pembuangan kalau ada hujan maka pembuangan di kami sini,” kata Hendrik.

 

Menanggapi usulan perbaikan jalan, sebagai DPRD NTT Dapil Kota Kupang, Marselinus mengaku akan berkoordinasi dengan dinas terkait.

 

“Nanti soal jalan akan saya cek statusnya, supaya jalan keluarnya kita masih cari bersama. Tapi saya akan usahakan nanti bertemu dengan dinas terkait. Kita kawal bersama,” kata Marselinus.

 

Marselinus berjanji, diskusi soal solusi perbaikan jalan akan dibahas bersama utusan warga di Kantor Lurah Penfui, usai mendapatkan jalan keluar melalui komunikasi dengan dinas terkait.

 

Sementara, soal apresiasi warga atas kunjungannya, Marselinus menyebut jika kewajibannya sebagai perwakilan harus dijalankan sebaiknya.

 

“Keresahan bapa mama harus juga menjadi keresahan bagi saya,” katanya.* (Az)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!