Tambolaka, TIMESNTT.COM — Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) memperkuat upaya peningkatan literasi di tingkat desa dan komunitas melalui penyerahan 150.000 eksemplar buku bermutu kepada 30 perpustakaan desa, perpustakaan rumah ibadah, dan taman baca masyarakat. Penyerahan secara simbolis dilakukan oleh Bupati SBD, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, pada Senin (14/7/2025).
Bantuan tersebut merupakan bagian dari program nasional Perpustakaan Nasional RI dalam rangka mencetak satu juta perpustakaan baru di seluruh Indonesia. Total yang diterima SBD meliputi 30.000 judul buku atau 150.000 eksemplar, serta 30 unit rak buku untuk mendukung pengelolaan fasilitas literasi di komunitas.
Dalam sambutannya, Bupati Ratu Wulla menegaskan bahwa literasi adalah fondasi penting bagi kemajuan masyarakat.
“Literasi adalah fondasi berpikir kritis dan partisipasi sosial. Perpustakaan harus menjadi ruang belajar sepanjang hayat yang dimanfaatkan oleh seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengajak pemerintah desa, pengelola rumah ibadah, dan komunitas lokal untuk aktif membangun budaya membaca. “Kita ingin menjadikan gerakan literasi sebagai gerakan sosial yang dimulai dari desa. Dengan ekosistem literasi yang kuat, anak-anak kita akan memiliki masa depan lebih baik,” kata Bupati.
Data menunjukkan bahwa Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur masih berada di bawah rata-rata nasional. Kondisi ini menjadi salah satu alasan kuat bagi pemerintah daerah untuk mempercepat penguatan fasilitas literasi di SBD.
Penyerahan bantuan buku ini juga sekaligus menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah daerah, penggiat literasi, dan komunitas masyarakat dalam menyongsong visi Sumba Barat Daya Cerdas menuju Indonesia Emas 2045.
Dengan hadirnya 30 perpustakaan baru yang lebih representatif, pemerintah berharap masyarakat dapat mengakses bacaan berkualitas secara lebih mudah, sehingga tumbuh budaya literasi yang inklusif dan berkelanjutan di seluruh wilayah SBD.***
| Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT. |
|
Tidak ada komentar