Pemeriksaan kesehatan gratis saat Peken Jasindo/foto: Timesntt.comKupang, Timesntt.com– Pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi semua umur dilakukan di pintu masuk saat pelaksanaan Peken Jasindo di Taman Nostalgia Kupang, Sabtu, 02 Mei 2026.
Pemeriksaan kesehatan ini melibatkan tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Pasir Panjang.
Peserta yang hadir mengikuti kegiatan Bazar UMKM, bisa langsung melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis di tenda yang sudah disiapkan.
Kepala UPTD Puskesmas Pasir Panjang, dr. Eka Muftiana mengatakan jika pihaknya berkolaborasi dengan Jasindo.
“Kita memang diminta oleh Jasindo untuk sampai dengan pelaksanaan posyandu,” katanya, 02/05.
dr. Eka mengatakan jika cek kesehatan gratis untuk seluruh usia.
“Kita melayani semua termasuk untuk penimbangan balita. Yang dilayani pemeriksaan kesehatannya mulai dari screening mandiri risiko penyakit menular dan tidak menular. Ada pemeriksaan PMC, Lingkar Perut Deteksi Obesitas, hipertensi dan gula,” jelasnya.
Sedangkan, untuk kolesterol pemeriksaannya dilakukan pada yang punya risiko.
Selain itu, dr. Eka menjelaskan jika terdapat pemeriksaan gigi untuk melihat gigi berlubang.
“Kalau memang mau tindak lanjut akan diarahkan. Nanti faskes kesehatan untuk BPJS kesehatannya di puskesmas mana nanti akan arahkan. Ini by sistem. Nanti laporan hasil pemeriksaannya langsung ke nomor handphone yang terdaftar,” ujarnya.
Diketahui, dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Asuransi Jasindo menghadirkan program PEKEN Jasindo di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.
Program ini difokuskan pada penguatan akses pendidikan yang inklusif, khususnya bagi penyandang disabilitas dan generasi muda.
Mengusung tema “Katong Baku Dukung, Katong Baku Sayang”, kegiatan ini menekankan pentingnya semangat kebersamaan, saling mendukung, dan kepedulian dalam membangun kualitas sumber daya manusia. Melalui pendekatan kolaboratif berbasis komunitas, Asuransi Jasindo menunjukkan komitmennya untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Wakil wali Kota Kupang, Serena Francis,
mengatakan jika tema yang diusung bukan sekadar kata kata indah tapi merupakan m nafas kehidupan orang Kupang.
“Kita kuat karena kita bersama. Bertepatan dengan hari pendidikan nasional kita belajar bukan hanya di ruang kelas. Malam ini kita menikmati band difabel, hiburan dan lainnya,” kata Serena.
Kepada Jasindo, Serena menyebut jika pemerintah kota kupang sangat mengapresiasi.
“Ini menjadi ruang untuk UMKM naik kelas. Ini adalah ruang produk lokal menemukan panggung. Semangat kolaborasi menemukan hasilnya. Sudah mau tahun Tamnos yang gelap gulita sekarang menjadi tempat ekonomi berputar dan UMKM terus bertumbuh,” pungkasnya.*
|
Stop Copas!!
Tidak ada komentar