Pemeriksaan kesehatan gratis di Even Budaya Kelurahan Naikoten II/foto:timesntt.com Kupang, Timesntt.com- Tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Bakunase memberikan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang menghadiri Even Budaya Kelurahan Naikoten II, Kota Kupang, Senin, 12 Oktober 2026. Layanan ini menjadi salah satu upaya mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat di tengah kegiatan pelestarian budaya.
Pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan bagian dari program pemerintah berupa Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari posyandu, gereja, hingga kegiatan yang diselenggarakan di tingkat kelurahan.
Kepala Perawat Puskesmas Bakunase, Theresiani 12/10, mengatakan pihaknya hadir memenuhi undangan panitia untuk memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat yang datang mengikuti kegiatan budaya tersebut.
“Pemeriksaan ini merupakan program pemerintah. Kami diminta turun ke berbagai kegiatan, seperti posyandu, gereja, dan kegiatan masyarakat lainnya. Kali ini kami mendapat undangan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga yang hadir di Even Budaya Kelurahan Naikoten II,” jelas Theresiani, Senin (12/10/2026).
Ia menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan mencakup sejumlah aspek kesehatan untuk mendeteksi secara dini potensi penyakit maupun gangguan kesehatan yang dialami masyarakat.
Jenis pemeriksaan tersebut meliputi pengukuran tekanan darah untuk skrining hipertensi, pemeriksaan gula darah untuk skrining diabetes, pengukuran tinggi dan berat badan, lingkar perut, serta skrining kesehatan jiwa.
Selain itu, petugas juga melakukan skrining tuberkulosis (TBC) melalui wawancara mengenai riwayat batuk, termasuk apakah seseorang mengalami batuk selama lebih dari dua minggu dan memiliki kontak dengan pasien TBC di lingkungan tempat tinggalnya.
Menurut Theresiani, pemeriksaan kesehatan gratis ini penting untuk membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatan mereka sejak dini. Dengan demikian, apabila ditemukan indikasi gangguan kesehatan, warga dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut.
“Kalau dalam pemeriksaan kami menemukan gula darah atau tekanan darah yang tinggi, kami akan menyarankan pasien untuk melanjutkan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama sesuai kepesertaan BPJS Kesehatan mereka, baik di dokter keluarga maupun di puskesmas,” ujarnya.
Ia menegaskan, layanan yang diberikan di lokasi kegiatan tersebut sebatas pemeriksaan dan skrining kesehatan. Apabila warga membutuhkan pengobatan, mereka akan diarahkan ke fasilitas kesehatan tingkat pertama untuk mendapatkan penanganan sesuai kondisi medisnya.
Terkait sasaran pelayanan, Theresiani mengatakan pihaknya berupaya memeriksa seluruh warga yang datang dan bersedia mengikuti pemeriksaan, tanpa menetapkan target jumlah pasien secara khusus.
Pelayanan dilakukan mengikuti jadwal kegiatan dan kebutuhan masyarakat. Petugas juga menyesuaikan waktu pelayanan dengan agenda pelayanan kesehatan lain yang telah dijadwalkan Puskesmas Bakunase.
Even Budaya Jadi Ruang Pelayanan Publik
Even Budaya Kelurahan Naikoten II mulai digelar pada Senin (12/10/2026) di halaman Gereja St. Yoseph Naikoten. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo.
Dalam sambutannya, Christian menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kelurahan Naikoten II atas dukungan dan partisipasi mereka dalam membantu pemerintah membangun Kota Kupang.
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Kupang berhasil meraih tiga penghargaan dalam kurun waktu dua pekan terakhir. Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat.
Christian menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik dan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan pembangunan manusia.
“Dengan segala kerendahan hati, saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Naikoten II. Membangun kota bukan hanya membangun fisik atau infrastruktur, tetapi juga manusianya,” ungkap Christian.
Ia menambahkan, kegiatan budaya memiliki peran penting dalam melestarikan tradisi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menggerakkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Wali Kota Kupang diterima secara adat Lamaholot saat even Budaya Kelurahan Naikoten II/Foto:Timesntt.com
Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya sebagai bagian dari identitas daerah sekaligus mendorong pembangunan Kota Kupang yang lebih baik.
Kehadiran layanan pemeriksaan kesehatan gratis dari Puskesmas Bakunase dalam kegiatan tersebut memperlihatkan bahwa agenda budaya juga dapat menjadi ruang untuk mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan deteksi dini penyakit.*
Stop Copas!!
Tidak ada komentar