WhatsApp Channel Banner

Pemuda Katolik NTT Berangkatkan Relawan ke Flores

waktu baca 4 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 11:08 48 Times NTT

Kupang, Timesntt.com-Sebanyak 65 relawan Pemuda Katolik berangkat dari Kupang menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak gempa. Tim berangkat menggunakan KM Ilelabalekan dengan perjalanan sekitar 19 jam menuju Ende.

 

Setibanya di Ende, relawan akan bergerak menuju sejumlah wilayah terdampak, yakni Nagekeo, Ngada, hingga Ruteng sesuai berdasarkan hasil koordinasi dan kebutuhan di lapangan.

 

Tim kemanusiaan Pemuda Katolik Komda NTT yang diberangkatkan diperkuat oleh 18 tenaga kesehatan yang terdiri dari perawat, bidan, dan tenaga farmasi. Mereka akan memberikan pelayanan kesehatan, membantu dapur umum, siap ikut distribusi bantuan, pemulihan fasilitas umum, serta pendampingan masyarakat.

 

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah NTT, Yuvensius Tukung, mengatakan keberangkatan relawan merupakan bentuk sikap solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat Flores yang sedang dalam kepedihan luka dan derita yang mendalam.

 

ā€œKami datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi membawakan hati untuk hadir dan ikut merasakan apa yang sedang dialami oleh segenap masyarakat. Tentunya kami ikut terpanggil untuk memberikan diri dan terlibat langsung dalam penanganan masyarakat di sana. Tandasnya. Keberangkatan relawan ini merupakan bagian dari langkah lanjutan dari langkah awal yang sudah dilakukan oleh Pemuda Katolik dalam menanggapi kebencanaan ini. Yang mana di awal, Pemuda Katolik telan membentuk Posko di Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat. Keberadaan Posko ini untuk menjalankan fungsi koordinasi dan memastikan kader Pemuda Katolik terlibat penuh secara konkret di tengah penderitaan rakyat Flores. Posko membangun koordinasi lintas baik pemerintah maupun Keuskupan. Sebab situasi sulit ini tentunya memerlukan kerjasama dan kolaborasi dalam penanganan. Tidak cukup pikul oleh pemerintah dan gereja sendiri. Selanjutnya mantan Ketua Komisi I DPRD kota Kupang periode 2019 – 2024 ini menegaskan bahwa, kami coba mengambil ini oleh karena kami yakini bahwa di sana tidak hanya memerlukan logistik tetapi memerlukan kehadiran. Dan logistik tentu banyak mengalir tetapi juga memerlukan orang2 yang bisa mendistribusikannya. Termasuk orang-orang yang bantu ikut masak di posko. Perlu diingat bahwa di sana memang banyak nakes tetapi sesungguhnya mereka juga rapuh karena juga bagian orang yang kena dampak langsung. Maka sangat tidak tepat mereka dibiarkan pikul sendiri tanpa ada tambahan pasokan tenaga dari luar. Semoga makin banyak lagi pihak yang berkolaborasi dan ini akan berlanjut. Saat ini Media Centre Pemuda Katolik KOMDA NTT telah aktif dan sambil turun Kloter pertama ini sambil Tim terus mempersiapkan Kloter berikut. Kami mengajak semua untuk bergandengan tangan.

Baca Juga  Pejabat Kopdit Swastisari Dilaporkan ke Polda NTT

 

*Kerja Kolaborasi*

Dalam aksi Kemanusiaan kali, Pemuda Katolik tidak bergerak sendiri tetapi merupakan hasil kolaborasi dari Rumah Sakit Khusus Daerah Jiwa Naimata Kupang, Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia Propinsi NTT (IPKJI) Dan Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) yang telah melibatkan tenaga kesehatan dalam Relawan. Kami sangat berterima kasih kepada RSJ Naimata Kupang, Kepada IPKJI dan PAFI..ini merupakan kolaborasi luar biasa dan kami telah berkomitmen untuk terus mengembangkan kerjasama kolaborasi ini dalam mempercepat penanganan para korban gempa Flores. Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Daerah Jiwa Naimata, Ibu Novy Enggelin Elim, S. Farm. Apt menyampaikan terimakasih kepada Pemuda Katolik Komisariat Daerah Nusa Tenggara Timur yang telah berkoordinasi dan mengajak berkolaborasi. Kami melihat ini adalah hal yang mulia dan kami sambut dengan baik. Bagi kita, saling berkoordinasi dan saling berkolaborasi seperti akan mempercepat proses penanganan masyarakat terdampak..tambahnya

Baca Juga  Menanti Putusan Sengketa Warisan, Ahli Waris Cecilia Anggi Harap Hakim PN Kupang Bertindak Objektif

 

Aksi kemanusiaan ini turut mendapat dukungan Pengurus Pusat Pemuda Katolik. Komandan Nasional Paskokat (Pasukan Komando Pemuda Katolik) Yustinus Wuarmanuk dan Ketua Bidang Sosial dan Tanggap Bencana Pemuda Katolik, Aris Retnanto, turut membersamai tim dalam koordinasi respons kemanusiaan menuju Flores.

 

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Katolik, Stefanus Gusma, menegaskan bahwa solidaritas harus diwujudkan melalui tindakan nyata.

 

ā€œKetika saudara-saudara kita di Flores membutuhkan pertolongan, kita harus hadir dan bergerak bersama. Pemuda Katolik hadir untuk membersamai, melayani, dan membantu proses pemulihan masyarakat,ā€ katanya.

 

Setibanya di lokasi, tim akan melakukan pemetaan kebutuhan dan berkoordinasi dengan berbagai pihak sebelum menjalankan pelayanan. Pemuda Katolik menegaskan komitmennya untuk terus hadir dan membersamai masyarakat terdampak bencana dengan semangat Pro Ecclesia et Patria.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!