WhatsApp Channel Banner

Tanpa Lelah, Gubernur Melki Kunjungi Korban Gempa di Manggarai Timur, Serahkan Bantuan

waktu baca 4 menit
Sabtu, 22 Agu 2026 10:44 35 Times NTT

Kupang, Timesntt.com-Suasana hangat mewarnai pertemuan Gubernur Nusa Tenggara Timur Melkiades Laka Lena dengan warga yang mengungsi di tenda-tenda darurat Waelengga, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (22/8/2026).

Kunjungan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Gubernur berkantor di Flores sekaligus melihat langsung kondisi masyarakat yang terdampak bencana.

 

Di tengah keterbatasan tenda darurat, Gubernur berbincang dengan warga, mendengarkan kebutuhan mereka, dan memberikan semangat agar tetap kuat menghadapi situasi yang belum sepenuhnya aman.

Mayoritas warga yang berada di tenda pengungsian merupakan lanjut usia. Kepada Gubernur, warga menyampaikan kebutuhan mendesak selama berada di pengungsian, terutama air dan bahan makanan.

 

“Kami masih kekurangan air dan bahan makanan. Untuk sementara, kebutuhan warga dipenuhi secara swadaya,” ungkap Lurah setempat yang menerima kedatangan Gubernur.

 

Gubernur kemudian menyerahkan bantuan berupa sembako, terpal, air minum, serta tandon air untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama berada di pengungsian.

Dalam suasana penuh keakraban, Gubernur juga mengingatkan warga agar tidak terburu-buru kembali ke rumah apabila kondisi masih berisiko.

 

“Kalau masih berisiko, jangan paksa kembali ke rumah. Tunggu sampai aman,” pesan Gubernur.

 

Gubernur mengatakan keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Karena itu, warga juga diminta menunda perbaikan rumah yang mengalami kerusakan hingga situasi benar-benar aman.

 

“Perbaikan rumah jangan dulu dilakukan sekarang karena masih rawan. Yang paling penting adalah keselamatan kita semua,” ujarnya.

Baca Juga  Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Bencana Lewat Mandiri Peduli NTT

 

Di tengah kekhawatiran warga mengenai kondisi ekonomi setelah bencana, Gubernur turut menyampaikan pesan pemerintah pusat mengenai masyarakat yang memiliki pinjaman.

 

Ia meneruskan pesan Presiden, Wakil Presiden, dan Menteri Keuangan bahwa masyarakat yang terdampak bencana dan memiliki pinjaman akan mendapatkan toleransi dalam pelunasan sesuai kebijakan pemerintah.

 

“Bagi yang punya pinjaman, akan ada toleransi dalam pelunasan. Jadi jangan terlalu khawatir,” kata Gubernur.

 

Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab. Gubernur menyapa dan berbincang dengan warga, sementara masyarakat menyampaikan kondisi mereka secara terbuka. Di tengah situasi sulit, kehadiran Gubernur memberi ruang bagi warga untuk merasa didengar dan tidak menghadapi bencana seorang diri.

 

“Bapak, mama, tetap semangat. Kita hadapi ini bersama-sama. Pemerintah akan terus membantu,” ujar Gubernur.

 

Kunjungan ke Waelengga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi NTT untuk tetap hadir bersama masyarakat dalam masa tanggap dan pemulihan bencana, termasuk memastikan kebutuhan kelompok rentan di pengungsian mendapat perhatian.

Kunjungi Kisol

Sebelumnya, Gubernur Melki juga mengunjungi Seminari Pius XII Kisol, Kabupaten Manggarai Timur, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 10.00 WITA.

 

Kedatangan Gubernur disambut Romo Pembina Seminari Pius XII Kisol, Romo Dionisius Labur, serta Kepala SMP Seminari Pius XII Kisol, Romo Felix Edu.

 

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur melihat langsung kondisi seminari yang terdampak bencana. Sejumlah bagian bangunan mengalami kerusakan, meskipun struktur utama bangunan masih dalam kondisi baik.

 

Untuk sementara, sebanyak 31 siswa kelas XII Seminari Pius XII Kisol menempati tenda darurat sebagai tempat tinggal dan menjalankan aktivitas mereka.

 

Dari seminari, Gubernur kemudian mengunjungi posko mandiri yang dibangun Paroki St. Yosef Kisol. Posko tersebut menjadi salah satu titik pelayanan dan distribusi bahan kebutuhan pokok bagi masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga  Pelukan Ibu-ibu Korban Gempa adalah Pesan dari Tenda Pengungsian

 

Distribusi bantuan di posko dilakukan oleh Orang Muda Katolik (OMK) Paroki St. Yosef Kisol. Pada kesempatan tersebut, Gubernur Melki menyerahkan paket bantuan sembako untuk mendukung pelayanan posko kepada masyarakat.

 

Gubernur mengapresiasi inisiatif Paroki St. Yosef Kisol yang bergerak cepat membantu masyarakat, terutama keterlibatan anak-anak muda dalam penanganan bencana.

 

“Saya mengapresiasi inisiatif Paroki St. Yosef Kisol yang dengan cepat mengambil bagian dalam membantu masyarakat. Lebih khusus lagi, saya memberikan apresiasi kepada Orang Muda Katolik yang terlibat langsung mendirikan posko dan mendistribusikan bahan pokok kepada masyarakat,” ujar Gubernur Melki.

 

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dan anak muda menjadi kekuatan penting dalam menghadapi situasi bencana.

 

“Dalam situasi seperti ini, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Solidaritas dari masyarakat, gereja, orang muda, dan semua pihak sangat penting. Semangat gotong royong seperti ini harus terus kita jaga,” katanya.

 

Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para pengelola dan siswa Seminari Pius XII Kisol yang tetap menjalankan proses pendidikan di tengah kondisi darurat.

 

“Anak-anak harus tetap semangat. Kondisi boleh sulit, tempat belajar boleh sementara, tetapi cita-cita dan masa depan tidak boleh ikut berhenti. Tetap belajar, tetap kuat, dan terus berjuang,” pesan Gubernur kepada para siswa.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi NTT memastikan kebutuhan masyarakat terdampak bencana, termasuk lembaga pendidikan dan komunitas keagamaan, mendapat perhatian serta dukungan dalam masa pemulihan.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    LAINNYA

    Stop Copas!!