WhatsApp Channel Banner

Rendang Minang Obati Rasa Lapar Korban Gempa Flores, Gubernur Melki Sampaikan Terima Kasih

waktu baca 3 menit
Minggu, 23 Agu 2026 13:39 0 161 Times NTT

Maumere, Timesntt.com – Sebanyak 3,6 ton rendang bantuan dari Ketua Umum Gebu Minang, Oesman Sapta Odang, diserahkan kepada masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Bantuan makanan siap saji tersebut diserahkan langsung oleh Drs. Gregorius “Gories” Mere, kepada pemerintah provinsi dan BNPB Sikka disaksikan Anggota DPR RI Hugo Parera, Anggota DPR RI Melchias Marcus Mekeng, serta Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago di lokasi pengungsian warga di Stadion Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Minggu (23/8/2026).

 

Selain rendang dari Gebu Minang, Pemerintah Provinsi NTT juga menyerahkan bantuan berupa sembako dan berbagai kebutuhan lainnya kepada masyarakat yang masih berada di lokasi pengungsian.

 

Gubernur Melki Laka Lena mengatakan, bantuan 3,6 ton rendang tersebut akan dibagikan secara merata kepada masyarakat terdampak gempa di tujuh kabupaten di Pulau Flores.

 

“Total nanti ada 3,6 ton rendang untuk dibagi di seluruh masyarakat yang terdampak gempa di seluruh Flores. Ada di Sikka, Ende, Nagekeo, Manggarai, Manggarai Barat dan beberapa kabupaten lainnya,” kata Melki.

 

Menurut dia, pembagian bantuan akan dikoordinasikan bersama pemerintah kabupaten dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) agar seluruh masyarakat terdampak mendapatkan bagian.

Baca Juga  Kapolda NTT Kunjungi Bayi yang Lahir Saat Bencana di RSUD Aeramo, Apresiasi Tenaga Kesehatan

 

“Sebagai gubernur, nanti saya akan bagi adil semua biar semua kebagian,” ujar Melki.

 

Melki juga menyampaikan apresiasi kepada Oesman Sapta Odang dan masyarakat Minang melalui Gebu Minang yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warga Flores di tengah kondisi bencana.

 

Ia menilai bantuan tersebut bukan sekadar memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi simbol solidaritas antar sesama masyarakat Indonesia.

 

“Terima kasih kepada masyarakat Minang dan semua pihak yang memberikan bantuan. Rendang ini sangat membantu kebutuhan makanan bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa. Ini bukan hanya bantuan makanan, tetapi juga bentuk kepedulian dan solidaritas kepada masyarakat NTT,” kata Melki.

 

Drs. Gregorius “Gories” Mere yang hadir mewakili Oesman Sapta Odang mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk empati Oesman terhadap masyarakat Flores yang sedang menghadapi bencana.

 

Menurut Gories, meski Oesman Sapta Odang sedang berada di Singapura untuk menjalani pengobatan, perhatian terhadap masyarakat terdampak gempa di Flores tetap diberikan.

 

“Misi Pak Usman Sapta sebagai Ketua Umum Gebu Minang mempunyai rasa empati yang tinggi kepada masyarakat di Flores. Beliau memberikan bantuan 3,6 ton untuk seluruh tujuh kabupaten,” ujar Gories.

 

Ia berharap bantuan tersebut dapat segera dinikmati masyarakat, terutama warga yang masih bertahan di tempat pengungsian.

 

“Semoga ini bisa membantu, dengan nasi panas langsung makan dengan rendang. Semoga bisa dinikmati,” katanya.

Baca Juga  Pulau Sumba Sudah Dihuni Manusia Setidaknya Sejak 2.800 Tahun Lalu

 

Gories juga mengajak masyarakat tetap tenang dan mengikuti perkembangan informasi dari pemerintah serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

 

Ia berharap kondisi kegempaan di Flores terus membaik sehingga masyarakat secara bertahap dapat kembali ke rumah masing-masing apabila situasi sudah dinyatakan aman.

 

Sementara itu, Anggota DPR RI Melchias Marcus Mekeng meminta masyarakat tidak terus-menerus berada di pengungsian apabila kondisi sudah dinyatakan aman oleh pemerintah dan tidak ada lagi ancaman gempa susulan yang membahayakan.

 

“Kita pulang ke rumah masing-masing nanti. Pemerintah dan kami di Jakarta akan cari jalan bagaimana membantu perbaikan rumah-rumah itu,” kata Mekeng.

 

Menurut Mekeng, pemulihan pascabencana tidak hanya menyangkut kebutuhan pangan, tetapi juga perbaikan rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa.

 

Ia memastikan pemerintah bersama para wakil rakyat akan berupaya mendorong bantuan untuk proses pemulihan tersebut.

 

“Kalau sudah tidak ada gempa, ya baiknya kembali ke rumah. Nanti pemerintah dan kami pasti memperhatikan,” ujarnya.

 

Mekeng berharap masyarakat yang terdampak gempa dapat segera kembali menjalani kehidupan normal setelah situasi benar-benar aman.

 

Penyaluran 3,6 ton rendang ini menjadi bagian dari upaya penanganan kebutuhan dasar warga terdampak gempa, sekaligus memperlihatkan kuatnya solidaritas lintas daerah bagi masyarakat Flores yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten apapun tanpa seizin redaksi TIMES NTT.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Stop Copas!!