WhatsApp Channel Banner

TPP ASN Pemprov NTT Dibayar Bertahap, Tiga Bulan Direncanakan Cair Desember

waktu baca 3 menit
Senin, 19 Okt 2026 01:55 0 107 Times NTT

KUPANG, Timesntt.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) merencanakan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) aparatur sipil negara (ASN) untuk periode September hingga Desember 2026 dalam dua tahap. TPP September dijadwalkan dibayarkan pada Oktober, sedangkan pembayaran untuk Oktober, November, dan Desember direncanakan sekaligus pada Desember menjelang Natal dan Tahun Baru.

 

Rencana tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena saat memimpin Apel Kesadaran Bersama ASN Pemprov NTT di halaman Kantor Gubernur NTT, Senin (19/10/2026).

 

Melki menjelaskan, skema pembayaran itu merupakan bagian dari komitmen bersama pemerintah provinsi dengan Wakil Gubernur serta pimpinan dan anggota DPRD NTT.

 

“Pembayaran TPP pegawai Korpri se-NTT ini berlangsung selama empat bulan. Bulan September dibayar di bulan Oktober, sisanya bulan Oktober, November, Desember diberikan terakhir nanti di bulan Desember menjelang Natal dan Tahun Baru,” kata Melki.

Baca Juga  Pemprov NTT Jamu Tim Persebata di Rujab, Janji Berikan Bonus

 

Ia berharap pembayaran tersebut dapat membantu ASN mempersiapkan kebutuhan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

 

Meski demikian, gubernur belum menyampaikan tanggal pasti pencairan maupun total anggaran yang dialokasikan untuk pembayaran TPP tersebut.

 

Selain menyampaikan rencana pembayaran TPP, Melki turut mengapresiasi keterlibatan ASN dan organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendukung pelaksanaan Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) di NTT.

 

Menurutnya, pelayanan kepada para delegasi selama kegiatan berlangsung mendapat apresiasi dari pengurus Special Olympics Indonesia (SOIna), baik di tingkat pusat maupun provinsi, serta peserta dari berbagai daerah.

 

Pengalaman tersebut, kata Melki, menjadi modal bagi NTT untuk mempersiapkan berbagai kegiatan berskala nasional dan internasional yang berpotensi diselenggarakan di daerah itu.

 

Salah satu agenda besar yang tengah dipersiapkan adalah Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Melki menyebut tim teknis Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat telah meninjau sejumlah venue dan kebutuhan pendukung penyelenggaraan ajang olahraga nasional tersebut.

Baca Juga  Pemprov NTT Razia Pajak Kendaraan ASN, Ratusan Masih Tunggak Pajak

 

Hasil peninjauan itu dinilai memberikan gambaran positif, meskipun masih terdapat sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti.

 

Pemprov NTT akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota, pengurus cabang olahraga, serta masyarakat untuk mendukung persiapan PON 2028.

 

Melki menyampaikan lima sasaran yang ingin dicapai NTT dalam penyelenggaraan tersebut, yakni masuk 10 besar prestasi olahraga nasional, sukses penyelenggaraan, sukses ekonomi, sukses administrasi, dan sukses pariwisata.

 

Selain persiapan PON, Pemprov NTT juga sedang merumuskan branding daerah untuk memperkuat promosi potensi wilayah di tingkat nasional maupun internasional.

 

Penyusunan identitas daerah tersebut melibatkan MarkPlus yang dipimpin Hermawan Kartajaya bersama Skala. Branding itu diharapkan dapat menyatukan promosi berbagai potensi unggulan NTT, termasuk sektor garam dan energi baru terbarukan, serta pariwisata dan ekonomi daerah.

 

Menutup arahannya, Melki mengingatkan ASN agar menjaga kesehatan, kebugaran, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Ia juga meminta seluruh aparatur terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperkuat kerja sama untuk mendukung pembangunan di NTT.*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Stop Copas!!