WhatsApp Channel Banner

Atasi Krisis Air Pengungsi Gempa, Pemprov NTT Distribusikan 87 Tandon ke Wilayah Terdampak

waktu baca 4 menit
Selasa, 6 Okt 2026 00:22 0 51 Times NTT

Kupang, Timesntt.com- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bergerak cepat mengatasi persoalan keterbatasan air bersih yang dialami warga terdampak gempa bumi Flores, khususnya masyarakat yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi NTT, pemerintah mendistribusikan puluhan tandon air atau profil tank ke sejumlah titik pengungsian, baik yang berada dalam posko terpusat maupun lokasi pengungsian mandiri.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena setelah melakukan rapat pimpinan dan melihat secara langsung kondisi masyarakat terdampak gempa.

Gubernur menilai ketersediaan tempat penampungan air menjadi kebutuhan mendesak selama masa tanggap darurat. Karena itu, pengadaan tandon air dinilai penting agar distribusi air kepada warga dapat dilakukan secara lebih efektif.

Pelaksanaan distribusi dilakukan Dinas PUPR Provinsi NTT di bawah arahan Kepala Dinas PUPR Benyamin Nahak. Kabid Sumber Daya Air (SDA) Frumen Paju bersama tim teknis kemudian melakukan survei dan kajian untuk menentukan lokasi yang mengalami dampak paling berat sekaligus membutuhkan fasilitas penampungan air.

Tandon yang didistribusikan memiliki kapasitas 1.100 liter per unit.

Secara keseluruhan, menurut Kabid SDA Dinas PUPR NTT, Frumen Paju, Selasa 06 Oktober 2026, distribusi dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, sebanyak 24 unit tandon disalurkan ke lima kabupaten, yakni Ende, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan Manggarai Barat.

“Sementara pada tahap kedua, sebanyak 63 unit didistribusikan ke wilayah Ngada, Manggarai Timur dan Manggarai,” jalan Frumen.

Dinas PUPR NTT Salurkan bantuan tandon air untuk korban gempa Flores/foto:dok. Dinas PUPR NTT

Tahap Pertama

Baca Juga  Wali Kota Kupang Serahkan Bantuan untuk Gereja St. Fransiskus Xaverius Naimata

Di Kabupaten Ende, Dinas PUPR Provinsi NTT melalui Bidang SDA menyalurkan lima unit tandon pada 10 September 2026. Distribusi dilakukan di Kecamatan Ende dan Ende Selatan, antara lain Posko Desa Ndetundora I, Dusun Pu’u Peri Desa Ndetundora I, Posko Desa Ndetundora III, Dusun Nuabosi Desa Ndetundora I serta Puskesmas Rukun Lima, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Ende Selatan.

Penentuan lokasi berdasarkan rekomendasi Dinas PUPR Kabupaten Ende serta hasil koordinasi dengan PMI dan petugas lapangan Dinas PUPR Provinsi NTT.

Di Kabupaten Ngada, empat unit tandon disalurkan pada 10 September 2026. Masing-masing ditempatkan di Posko Desa Sadha I Dusun Waesoa, Desa Kezewea I Dusun Ekomawo, Desa Were VI Dusun Lokabeo dan Kantor Camat Golewa Selatan.

Sementara itu, Kabupaten Manggarai Timur menerima lima unit tandon yang didistribusikan ke sejumlah titik, yakni Desa Gola Tolong RT 001/RW 001, Desa Gola Tolong RT 002/RW 001, Dusun Ketang Desa Gola Tolong, Desa Ndalis dan Desa Gola Ndale.

Di Kabupaten Manggarai, lima unit tandon disalurkan pada 10-11 September 2026 ke sejumlah lokasi di Kecamatan Cibal dan Reo, antara lain Kelurahan Pagal, Desa Compang Cibal, Dusun Golo Latung Desa Latung serta BNPB Kecamatan Reo.

Sedangkan Kabupaten Manggarai Barat memperoleh lima unit yang didistribusikan pada 10 September 2026 di Kecamatan Pacar. Lokasinya meliputi Posko Dusun Watu Bakok Desa Kombo, Posko Dusun Rua Desa Kombo Tengah, Posko Dusun Mata Pat Desa Kombo sebanyak dua unit dan Posko Dusun Liang Litik Desa Kombo.

Tahap Kedua

Distribusi tahap kedua dilakukan pada September 2026 dengan jumlah 63 unit.

Kabupaten Ngada mendapatkan 13 unit tandon yang didistribusikan pada 22 September 2026 di wilayah Kecamatan Aesesa. Sebanyak tiga unit ditempatkan di Desa Nangadhero, dua unit di Desa Marapokot, tiga unit di Desa Tonggurambang, dua unit di Desa Waekokak dan tiga unit di Desa Nggolonio.

Baca Juga  Sentuhan Kasih Pemkot Kupang untuk Korban Musibah Kebakaran di Fontein

 

Di Kabupaten Manggarai Timur, sebanyak 25 unit tandon disalurkan pada 21-23 September 2026. Distribusi mencakup wilayah Kecamatan Lamba Leda Utara, Lamba Leda Selatan, Lamba Leda dan Kota Komba Utara.

 

Sejumlah lokasi penerima antara lain SMP Abdurahman Wahid, Desa Satar Padut, Desa Lencur, Paroki St. Agustinus Welang, Desa Liang Deruk, Desa Melo, Desa Persiapan Compang Leda, Desa Leong, Desa Watu Lanur, Desa Tengku Leda, SMAK St. Peregrinus Laziosi, Paroki St. Theresia Mbata dan Desa Mokel Morid.

 

Sementara di Kabupaten Manggarai, sebanyak 25 unit tandon disalurkan pada 21-23 September 2026. Distribusi mencakup Kecamatan Cibal, Reo, Cibal Timur, Wae Rii dan Ruteng.

 

Lokasi penerima antara lain Kelurahan Pagal, Desa Copang Ciba, Desa Para Lando, BNPB Kecamatan Reo, Desa Langkas, BNPB Kecamatan Wae Rii, Desa Wudi, Dusun Nontol Desa Golo Ncuang, Desa Persiapan Benteng Wake Dusun Bahong, Desa Poco Likang Dusun Interlango, BNPB Kecamatan Ruteng/Cancar serta Desa Bulan.

 

Distribusi tandon ini menjadi bagian dari upaya Pemprov NTT memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama masa tanggap darurat bencana.

 

Dengan kapasitas 1.100 liter per unit, keberadaan tandon diharapkan membantu warga dan pengelola posko menampung serta mengatur ketersediaan air, terutama di wilayah yang mengalami gangguan akses air bersih akibat gempa.

 

Pemprov NTT melalui Dinas PUPR juga terus melakukan pemantauan terhadap kebutuhan di lapangan sehingga dukungan infrastruktur dasar dapat diarahkan ke lokasi yang benar-benar membutuhkan.*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Stop Copas!!