WhatsApp Channel Banner

Pemkab Manggarai Gandeng Bank NTT, Siapkan Rp46 Miliar untuk Pertanian dan Jalan

waktu baca 4 menit
Kamis, 1 Okt 2026 02:32 0 16 Times NTT

Ruteng, Timesntt.com-Pemerintah Kabupaten Manggarai memperluas ruang pembiayaan pembangunan dengan menggandeng PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (Bank NTT) melalui pinjaman daerah senilai Rp46 miliar.

 

Kesepakatan pembiayaan tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kredit antara Pemkab Manggarai dan Bank NTT yang berlangsung di Spring Hill Ruteng, Selasa, 22 September 2026.

 

Penandatanganan dihadiri Wakil Bupati Manggarai, Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai, jajaran direksi Bank NTT, pimpinan perangkat daerah, serta sejumlah undangan.

 

Bupati Manggarai Herybertus G. L. Nabit mengatakan, pinjaman daerah menjadi salah satu alternatif pembiayaan yang dapat ditempuh pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan pembangunan, terutama ketika kemampuan fiskal daerah terbatas.

 

“Pinjaman daerah merupakan salah satu alternatif pembiayaan yang dapat digunakan pemerintah daerah sepanjang disesuaikan dengan kemampuan keuangan dan kebutuhan pembangunan,” kata Hery.

 

Dari Rp100 Miliar Menjadi Rp46 Miliar

 

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Manggarai mengajukan rencana pembiayaan sebesar Rp100 miliar. Setelah melalui pembahasan bersama DPRD Kabupaten Manggarai, nilai pembiayaan yang disepakati kemudian ditetapkan menjadi Rp46 miliar.

 

Menurut Hery, keputusan tersebut telah mempertimbangkan kondisi fiskal daerah sekaligus kemampuan pemerintah dalam memenuhi kewajiban pembiayaan.

 

Ia menegaskan, pinjaman daerah bukan semata-mata untuk menambah ruang belanja, tetapi harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga  Bank NTT dan  Bank Jatim Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di NTT

 

“Dengan kondisi fiskal yang terbatas, kita perlu mencari alternatif pembiayaan untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan,” ujarnya.

 

Prioritas Pertanian dan Infrastruktur Jalan

 

Pada kerja sama kali ini, pembiayaan Rp46 miliar terutama diarahkan untuk mendukung sektor pertanian, termasuk pembukaan lahan baru.

 

Selain itu, sebagian dana akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan sejumlah ruas jalan yang dinilai penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah.

 

Kerja sama pembiayaan dengan Bank NTT bukan merupakan kemitraan pertama antara Pemkab Manggarai dan bank milik daerah tersebut. Sebelumnya, Bank NTT juga telah memberikan dukungan pembiayaan untuk pembangunan infrastruktur jalan di Manggarai.

 

Hery mengatakan, infrastruktur yang dibangun melalui kerja sama sebelumnya hingga kini masih memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Ia pun menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Manggarai yang telah mendukung proses pembahasan hingga kerja sama pembiayaan senilai Rp46 miliar tersebut dapat direalisasikan.

 

Dorong Pemulihan Ekonomi Pascabencana

 

Selain berbicara mengenai pembiayaan pembangunan, Hery turut menyoroti kondisi perekonomian masyarakat setelah sejumlah wilayah terdampak bencana.

 

Menurutnya, aktivitas ekonomi di beberapa daerah menunjukkan kemampuan masyarakat untuk kembali bangkit dalam waktu relatif cepat.

 

Salah satu contohnya terlihat di wilayah Reo. Aktivitas perdagangan di kawasan tersebut kembali bergerak dalam waktu relatif singkat setelah terdampak bencana.

 

Kondisi tersebut, kata Hery, perlu diikuti dengan dukungan layanan keuangan yang memadai.

Baca Juga  Gubernur Melki Dorong Moke Berkualitas Dipasarkan Lewat NTT Mart

 

Ia berharap jaringan dan layanan perbankan di wilayah terdampak terus diperkuat sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas ekonomi.

 

Akses terhadap layanan keuangan dan ketersediaan uang tunai, menurutnya, menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan perdagangan dan ekonomi lokal.

 

Bank NTT Tegaskan Komitmen Dukung Pemda

 

Sementara itu, Direktur Utama Bank NTT Charlie Paulus menegaskan komitmen Bank NTT untuk terus mendukung kebutuhan pembangunan pemerintah daerah sekaligus membantu proses pemulihan ekonomi masyarakat di Nusa Tenggara Timur.

 

Charlie mengatakan, meskipun sejumlah fasilitas Bank NTT turut terdampak bencana, pelayanan kepada masyarakat dan dukungan terhadap pemerintah daerah tetap menjadi perhatian.

 

Kepercayaan Pemerintah Kabupaten Manggarai kepada Bank NTT, lanjutnya, menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan kerja sama kedua pihak.

 

Menurut Charlie, skema pembiayaan juga perlu disesuaikan dengan karakteristik program yang dibiayai. Salah satu aspek yang perlu diperhatikan adalah pengaturan jangka waktu pembiayaan agar sejalan dengan tahapan dan kebutuhan proyek pembangunan.

 

Dukungan Bank NTT terhadap masyarakat terdampak bencana juga diwujudkan melalui pemberian beasiswa kepada mahasiswa terdampak bencana di Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng.

 

Kerja sama pembiayaan senilai Rp46 miliar tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkab Manggarai menjaga kesinambungan pembangunan di tengah keterbatasan fiskal, dengan tetap mempertimbangkan kemampuan daerah serta manfaat jangka panjang bagi masyarakat.*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Stop Copas!!