WhatsApp Channel Banner

Hari Kesaktian Pancasila, Wali Kota Kupang Ajak ASN Lawan Kemiskinan dan Ketidakadilan Lewat Kerja Nyata

waktu baca 5 menit
Kamis, 1 Okt 2026 04:14 0 17 Times NTT

KUPANG, TIMES NTT — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Pemerintah Kota Kupang tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) menerjemahkan nilai-nilai Pancasila melalui kerja nyata, pelayanan publik, dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat.

 

Pesan tersebut disampaikan Christian saat menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Upacara Kantor Wali Kota Kupang, Kamis (1/10/2026).

 

Upacara tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., bersama suaminya, Capt. Gilbert Immanuel Malvin, S.M., Ketua dan anggota DPRD Kota Kupang, unsur Forkopimda, para Asisten Sekda, Staf Ahli Wali Kota, pimpinan perangkat daerah, camat dan lurah, para direktur Perumda dan Direktur RSUD S.K. Lerik, serta seluruh ASN Pemerintah Kota Kupang.

 

Dalam amanatnya, Christian mengatakan bentuk perjuangan generasi saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan pada masa lalu. Jika dahulu perjuangan dilakukan dengan menghadapi ancaman secara langsung, kini perjuangan diwujudkan melalui pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

 

“Kalau sekarang, kita berperang di ruang-ruang yang berbeda. Kita melawan kemiskinan yang memiskinkan harapan. Kita melawan pengangguran yang melemahkan daya juang. Kita melawan kebodohan yang membatasi langkah. Dan kita melawan ketidakadilan yang memecah persatuan,” tegasnya.

 

Karena itu, ia meminta seluruh ASN menjadikan tugas dan tanggung jawab sehari-hari sebagai bentuk pengamalan nilai-nilai Pancasila.

 

Menurut Christian, nilai Pancasila harus tercermin dalam cara aparatur bekerja, berkomunikasi, mengambil keputusan, hingga memberikan pelayanan kepada masyarakat.

 

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang mengedepankan kolaborasi. Ia mengapresiasi jajaran Pemkot Kupang yang dalam kurun waktu sekitar dua minggu berhasil membawa pulang tiga penghargaan di tingkat nasional dan regional.

Baca Juga  Pulang dari Jambore Nasional XII, Gisela: Terima Kasih Pak Wali Kota, Kami Bawa Banyak Pengalaman

 

Tiga capaian tersebut yakni Terbaik III kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Terbaik II dalam implementasi Program 3 Juta Rumah, serta Terbaik I TP2DD untuk wilayah Nusa Tenggara, Maluku dan Papua.

 

Christian menegaskan, berbagai penghargaan tersebut bukan hasil kerja individu, melainkan buah dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintahan.

 

“Saya sadar betul ini bukan kerja satu dua orang. Tidak ada Superman di sini, yang ada Superteam. Ini adalah kerja kolaboratif antara pemerintah, teman-teman di DPRD, dan Bapak/Ibu sekalian,” ujarnya.

 

Ia mengatakan setiap capaian pemerintah merupakan hasil kerja banyak pihak, termasuk para ASN yang bekerja di balik berbagai program dan pelayanan publik.

 

Di sisi lain, Christian mengingatkan agar budaya kerja berjalan beriringan dengan disiplin dan akuntabilitas. ASN yang menunjukkan kinerja baik akan mendapatkan apresiasi, sementara pelanggaran terhadap aturan tetap memiliki konsekuensi sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Kalau teman-teman kerja bagus pasti mendapat apresiasi, tapi sebaliknya kalau kerja tidak bagus tentu ada konsekuensi,” katanya.

 

Christian juga menyampaikan apresiasi atas perubahan positif yang dilihatnya dalam jajaran ASN Pemkot Kupang, terutama dalam hal kekompakan dan kolaborasi.

 

Ia menilai semakin banyak perangkat daerah yang aktif mensosialisasikan program pemerintah sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

 

Menurutnya, pembangunan Kota Kupang bukan hanya menjadi tanggung jawab Wali Kota dan Wakil Wali Kota, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh jajaran pemerintahan.

 

“Inilah masa kita. Ini bukan masa saya dan Ibu Wakil saja. Ini adalah masa kepemimpinan kalian semua juga,” ungkapnya.

 

Ia mengingatkan seluruh ASN agar memanfaatkan masa pengabdian untuk memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Jabatan, kata dia, memiliki batas waktu, tetapi sistem pemerintahan yang baik dan keteladanan dapat menjadi warisan yang lebih panjang.

Baca Juga  Wali Kota Apresiasi Kontribusi Komunitas Toraja untuk Kota Kupang

 

“Ini bukan tentang seberapa lama kita menjabat, tetapi seberapa banyak manfaat kita kepada orang lain ketika kita masih menjabat,” tegas Christian.

 

Karena itu, ia mendorong penguatan sistem tata kelola pemerintahan dan manajemen ASN agar keberhasilan tidak bergantung pada figur tertentu.

 

Christian mencontohkan perubahan di bidang kebersihan Kota Kupang yang menurutnya merupakan hasil kerja kolektif berbagai perangkat daerah, termasuk jajaran Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan.

 

“Kalau kerja kita bagus, bukan hanya saya yang dapat pujian, tapi kalian juga,” ujarnya.

 

Dalam menjalankan tugas, ia juga meminta ASN tidak takut menerima koreksi. Teguran, menurutnya, harus dipandang sebagai bagian dari upaya memperbaiki pekerjaan dan cara kerja, bukan sebagai serangan terhadap pribadi.

 

“Saya lembut pada caranya, tapi tegas pada tujuannya. Fortiter in re, suaviter in modo,” katanya.

 

Wali Kota juga menekankan pentingnya komunikasi langsung dan pendekatan bottom-up dalam penyelenggaraan pemerintahan.

 

Menurutnya, komunikasi tidak harus selalu berlangsung melalui jenjang birokrasi yang panjang. Mendengar langsung dari staf di lapangan dapat membantu pimpinan memahami persoalan secara lebih utuh dan menemukan solusi yang tepat.

 

Menutup amanatnya, Christian mengajak seluruh jajaran Pemkot Kupang menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan Kota Kupang sebagai rumah bersama.

 

“Kota Kupang ini adalah rumah bersama. Rumah itu bisa benar-benar menjadi rumah ketika setiap orang yang ada di dalamnya merasa diterima, dihargai, dan diberi kesempatan untuk menjadi diri sendiri,” pungkasnya.

 

Usai upacara, Wali Kota bersama Ketua DPRD, jajaran Forkopimda dan ASN peserta upacara turut menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada Wakil Wali Kota Kupang, Serena C. Francis, S.Sos., M.Sc., dan suaminya, Capt. Gilbert Immanuel Malvin, S.M., yang belum lama ini resmi menikah.*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Stop Copas!!