WhatsApp Channel Banner

Camat Kelapa Lima: Belum Ada Laporan Kasus DBD, Warga Diminta Waspada Jelang Musim Hujan

waktu baca 2 menit
Selasa, 29 Sep 2026 23:24 0 12 Times NTT

Kupang, Timeantt.com- Camat Kelapa Lima, Kota Kupang, Paskalis Tokan, meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama menjelang memasuki musim hujan pada Oktober hingga November 2026.

Paskalis mengatakan, wilayah Kecamatan Kelapa Lima yang memiliki sejumlah kawasan pesisir dan daerah yang berpotensi mengalami genangan perlu melakukan langkah pencegahan sejak dini.

“Kalau DBD di Kecamatan Kelapa Lima biasanya berkaitan dengan musim hujan, daerah genangan air dan sebagainya,” kata Paskalis, Senin 28/09.

Meski demikian, hingga saat ini pihak kecamatan belum menerima laporan kasus DBD dari petugas medis di wilayah tersebut.

“Untuk saat ini kami belum mendapatkan laporan kasus demam berdarah dari petugas medis di wilayah kami,” ujarnya.

Menurut Paskalis, kondisi tersebut perlu dipertahankan dengan memperkuat pencegahan di tingkat masyarakat.
Terlebih, memasuki musim hujan terdapat potensi munculnya tempat-tempat penampungan air yang dapat menjadi lokasi berkembang biaknya nyamuk penyebab DBD.

Baca Juga  Even Budaya Kelurahan Naikolan Diisi Aksi Sosial Donor Darah

Ia mengatakan, pencegahan dilakukan melalui gerakan 3M, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, serta mengubur atau menyingkirkan barang-barang bekas yang dapat menampung air hujan.

“Benda-benda seperti kaleng atau plastik kalau terkena air hujan bisa menjadi tempat menampung air. Itu yang perlu kita antisipasi,” katanya.

Selain pencegahan DBD, Paskalis mengatakan Kecamatan Kelapa Lima juga mengantisipasi dampak perubahan cuaca dan potensi banjir karena wilayah tersebut memiliki karakteristik sebagai kawasan pesisir.

Baca Juga  Kasus DBD di Wilayah Kerja Puskesmas Oebobo Menurun, Baru Tiga Kasus hingga September

Menurutnya, kewaspadaan dini perlu dilakukan bersama masyarakat, kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta berbagai sektor terkait.

Pihak kecamatan juga akan memberikan edukasi secara berkala kepada masyarakat, termasuk melalui media sosial, mengenai ancaman penyakit yang dapat muncul saat musim hujan.

“Kami sampaikan secara berkala melalui media sosial. Masyarakat harus melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.

Paskalis berharap kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan dapat menjadi bagian penting dari upaya mencegah munculnya kasus DBD di Kecamatan Kelapa Lima.*

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA

Stop Copas!!