MALAKA, Timesntt.com – Mengawali perjalanan Tour de NTT 2026 Etape I Daratan Timur, Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Emanuel Melkiades Laka Lena, memilih menginap di rumah warga di Kabupaten Malaka. Gubernur Melki bermalam di kediaman Ibu Modesta Moy pada Selasa (3/11/2026), sebelum memulai perjalanan bersama peserta Tour de NTT, Rabu (4/11/2026).
Pilihan tersebut mendapat apresiasi dari Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran. Ia menilai keputusan gubernur untuk menghabiskan waktu bersama masyarakat merupakan peristiwa yang memiliki makna tersendiri dalam hubungan antara pemimpin dan rakyat.
Menurut Stefanus, kehadiran Gubernur Melki sejak malam hingga pagi hari di tengah masyarakat menjadi gambaran kedekatan pemimpin dengan warga. Hal itu sekaligus memberikan dorongan semangat bagi pemerintah daerah dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
“Menurut saya, itu adalah sejarah yang ditinggalkan oleh seorang pemimpin,” ungkap Stefanus saat memberikan sambutan pada kegiatan Tour de NTT Etape I di Kabupaten Malaka, Rabu (4/11/2026).
Ia menjelaskan, Tour de NTT tidak hanya menjadi kegiatan olahraga atau perjalanan bersepeda, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat, serta melihat lebih dekat berbagai kebutuhan warga.
Pada etape pertama, Gubernur Melki bersama peserta dijadwalkan menempuh perjalanan sejauh 15 kilometer. Rute dimulai dari Desa Meotroi, Kecamatan Laenmanen, Kabupaten Malaka, menuju Kantor Camat Tasifeto Barat, Kabupaten Belu.
Stefanus juga menyampaikan apresiasi atas keputusan Pemerintah Provinsi NTT memilih Kabupaten Malaka sebagai titik awal pelaksanaan Tour de NTT 2026.
Baginya, kehadiran gubernur di wilayah perbatasan tersebut memberikan energi tambahan bagi pemerintah kabupaten untuk terus menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan kemasyarakatan.
“Dengan kehadiran Bapak Gubernur di tempat ini, memberikan dorongan energi agar kami kuat untuk melaksanakan tugas, terutama di bidang pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan,” ujarnya.
Stefanus mengakui, pelayanan kepada masyarakat memiliki tantangan tersendiri karena kebutuhan dan harapan warga sangat beragam. Karena itu, diperlukan kerja sama dan komunikasi yang kuat antara pemerintah provinsi dan kabupaten agar berbagai persoalan masyarakat dapat ditangani secara bersama.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Malaka, Pemerintah Kabupaten Belu, dan masyarakat di kedua wilayah, ia menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Melki yang telah memilih Malaka sebagai lokasi pembuka Tour de NTT Etape I.
Ia berharap dukungan Pemerintah Provinsi NTT serta kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Belu terus diperkuat, terutama dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah.
Stefanus mengibaratkan pemilihan Malaka sebagai titik awal perjalanan Tour de NTT seperti matahari pagi yang terbit dengan cerah. Baginya, momentum tersebut membawa harapan dan semangat baru bagi masyarakat.
Tour de NTT 2026 sendiri dirancang tidak hanya mengedepankan aktivitas olahraga, tetapi juga memadukan berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Sejumlah agenda yang diusung antara lain promosi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pelayanan kesehatan, edukasi transaksi digital, serta aksi kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah diharapkan dapat membangun kedekatan yang lebih nyata dengan masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas daerah dalam mendorong pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di NTT.*

Tinggalkan Balasan