“Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi pariwisata yang sangat eksklusif dan kaya. Potensi yang besar ini membutuhkan generasi muda yang cerdas, kreatif, berbakat, dan berkarakter untuk mempromosikannya ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ratu Ngadu Bonnu Wulla di hadapan puluhan finalis.

 

TAMBOLAKA, TIMESNTT.COM — Kekayaan potensi pariwisata dan kebudayaan eksotis di Pulau Sumba memerlukan gagasan segar serta representasi generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan zaman. Pemuda diposisikan bukan sekadar penonton, melainkan aset utama yang menentukan arah promosi daerah serta pelestarian warisan leluhur ke kancah nasional dan internasional.

Langkah penguatan kapasitas pemuda tersebut diwujudkan saat Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T., menghadiri sekaligus memberikan arahan pada Pembukaan Pemilihan Putra-Putri Sumba Barat Daya Tahun 2026 yang dihelat di Ro’o Luwa Cafe and Resto, Desa Weelonda, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Minggu (4/10/2026).

Acara kebudayaan dan kepemudaan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten SBD beserta seluruh jajaran pengurus, jajaran panitia pelaksana, tim dewan juri profesional, serta para tamu undangan.

Dalam pidato pembukaannya, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla menggarisbawahi keunikan lanskap budaya dan alam SBD yang menuntut figur pemuda berkarakter unggul untuk mengorokannya ke luar daerah.

“Kabupaten Sumba Barat Daya memiliki potensi pariwisata yang sangat eksklusif dan kaya. Potensi yang besar ini membutuhkan generasi muda yang cerdas, kreatif, berbakat, dan berkarakter untuk mempromosikannya ke tingkat nasional maupun internasional,” ujar Ratu Ngadu Bonnu Wulla di hadapan puluhan finalis.

Baca Juga  Tinjau Dampak Gempa di Kodi, Pemprov NTT dan Pemkab SBD Salurkan Logistik dan Matangkan Rekonstruksi Tahan Gempa

Bupati menegaskan, pemuda merupakan investasi jangka panjang daerah yang akan memegang kendali kepemimpinan dan arah pembangunan di masa depan.

“Generasi muda adalah aset berharga yang akan menentukan arah pembangunan daerah di masa depan. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya senantiasa mendukung kegiatan positif seperti ini, yang mampu melahirkan figur-figur inspiratif, percaya diri, dan berdaya saing tinggi,” tuturnya.

Wadah Karakter dan Promosi Wastra Lokal

Lebih jauh, Bupati menjelaskan bahwa pemilihan ini didesain tidak hanya sekadar ajang unjuk kebolehan dan estetika fisik, melainkan ruang pembentukan identitas budaya serta ruang mengasah kecerdasan intelektual (brain, beauty, behavior).

“Kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah untuk menumbuhkan rasa percaya diri, memperkuat identitas budaya, serta mengembangkan potensi generasi muda SBD. Putra-putri terbaik daerah kita diharapkan mampu menjadi duta yang membawa nama baik Sumba Barat Daya, baik di tingkat regional maupun nasional,” urai Bupati Ratu Wulla.

Para peserta diharapkan menjadi pilar pendorong dalam mempromosikan destinasi wisata unggulan serta melestarikan wastra tenun ikat dan kerajinan tangan lokal khas Sumba Barat Daya agar tetap lestari dan memiliki nilai ekonomi tinggi.

“Tampilkanlah kemampuan terbaik kalian dengan penuh rasa percaya diri, kejujuran, dan sportifitas. Ingatlah bahwa memenangkan kompetisi ini adalah sebuah prestasi, namun proses belajar, pengalaman, dan persahabatan yang kalian bangun selama ajang ini adalah bekal berharga yang jauh lebih bernilai untuk masa depan kalian,” pesan Bupati memberi motivasi.

Baca Juga  Perluas Akses Kesehatan, Pemkab SBD dan PT Kalbe Farma Bersinergi Lewat Cek Kesehatan Gratis dan Bantuan Insulin

Secara khusus, Bupati juga menitipkan amanah kepada seluruh jajaran dewan juri agar menjalankan tugas penilaian secara independen dan akuntabel.

“Kepada seluruh dewan juri, saya titip kepercayaan untuk memberikan penilaian secara objektif, adil, dan profesional, agar melahirkan putra-putri terbaik yang benar-benar siap membawa nama harum Sumba Barat Daya,” tegasnya.

Dukungan Dekranasda dan Pelestarian Tenun

Sementara itu, jajaran Dekranasda Kabupaten Sumba Barat Daya menyampaikan kesiapannya untuk mendampingi para finalis terpilih, khususnya dalam pendalaman wawasan mengenai tenun ikat khas Sumba dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis komunitas perdesaan.

“Putra-Putri SBD terpilih nantinya akan kami libatkan langsung dalam berbagai agenda pameran produk kerajinan dan promosi pariwisata daerah. Kami ingin mereka memahami secara mendalam makna cerita di balik motif tenun Sumba, sehingga mampu menceritakannya dengan bangga kepada dunia luar,” kata perwakilan jajaran pengurus Dekranasda SBD.

Melalui ajang Pemilihan Putra-Putri SBD 2026 ini, Pemkab Sumba Barat Daya berharap dapat memantik lahirnya generasi muda yang berakar kuat pada nilai budaya lokal, namun tetap berpikiran maju dan siap mengawal pembangunan daerah.***