“Berikan kontribusi terbaik, teruslah belajar, serta hadirkan inovasi dalam pelayanan publik demi kemajuan Sumba Barat Daya. Utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Jadilah pelayan masyarakat yang ramah, responsif, dan mampu memberikan solusi atas setiap permasalahan di lapangan,” tegasnya.

 

TAMBOLAKA, TIMESNTT.COM — Penguatan birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, memasuki babak baru. Kehadiran para Aparatur Sipil Negara (ASN) muda hasil rekrutmen formasi tahun 2024 diharapkan menjadi energi segar untuk mengakselerasi tata kelola pemerintahan yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Pengukuhan komitmen pengabdian tersebut ditandai dengan Pelantikan, Pengambilan Sumpah/Janji PNS, Pengangkatan Pertama Kali dalam Jabatan Fungsional, serta Penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS Formasi Tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya. Prosesi berlangsung khidmat di Aula Kantor Bupati Sumba Barat Daya, Tambolaka, Senin (12/10/2026).

Acara pengambilan sumpah jabatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu Wulla, S.T.

Turut hadir menyaksikan momen penting tersebut Wakil Bupati Sumba Barat Daya Dominikus Alphawan R. Kaka, S.P., Sekretaris Daerah Drs. Etmundus N. Nau, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), rohaniawan pendamping, serta para tamu undangan.

Dalam amanatnya, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyampaikan apresiasi serta selamat kepada seluruh PNS yang resmi diambil sumpah dan menerima SK pengangkatan. Ia menggarisbawahi bahwa momen ini merupakan garis awal pengabdian yang sesungguhnya.

Baca Juga  SDM Kunci Kemajuan Daerah, Bupati Sumba Barat Daya Resmikan Gedung Baru dan Syukuran Akreditasi B SMA Katolik Hati Kudus Yesus Wee Kombaka

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudari yang baru saja diambil sumpah dan janjinya serta menerima Surat Keputusan. Momentum hari ini merupakan tonggak awal dari pengabdian nyata saudara-saudari sekalian sebagai Aparatur Sipil Negara yang seutuhnya,” ujar Ratu Ngadu Bonnu Wulla.

Amanah dan Tuntutan Profesionalisme

Bupati menegaskan bahwa status sebagai PNS maupun jabatan fungsional yang disandang bukanlah sekadar prestise atau penghargaan pribadi, melainkan sebuah amanah besar yang menuntut tanggung jawab dan ketulusan dalam melayani bangsa dan daerah.

“Status sebagai PNS dan jabatan fungsional yang diemban hari ini bukan sekadar penghargaan, melainkan amanah dan tanggung jawab besar serta bentuk pengabdian tulus kepada bangsa. Jabatan fungsional yang saudara-saudari emban menuntut keahlian, profesionalisme, dan keterampilan khusus,” tutur Bupati Ratu Wulla.

Oleh karena itu, seluruh PNS muda formasi 2024 dimbau untuk terus mengasah kapasitas diri, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan berani melahirkan gagasan-gagasan baru dalam memangkas alur birokrasi yang kaku.

“Berikan kontribusi terbaik, teruslah belajar, serta hadirkan inovasi dalam pelayanan publik demi kemajuan Sumba Barat Daya. Utamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau kelompok. Jadilah pelayan masyarakat yang ramah, responsif, dan mampu memberikan solusi atas setiap permasalahan di lapangan,” tegasnya.

Sebagai penutup arahannya, Bupati berharap keahlian serta semangat generasi muda ASN ini dapat membawa angin segar bagi efektivitas penyelenggaraan roda pemerintahan dan pembangunan daerah di Tanah Maraada Mandora.

Baca Juga  Tinjau Lokasi Gempa M 6,1 di Kodi, Bupati Sumba Barat Daya Pastikan Penanganan Cepat dan Imbau Warga Waspadai Isu Hoaks

“Kami berharap keahlian, energi, dan semangat dari PNS formasi 2024 ini dapat membawa penyegaran, semangat baru, serta dorongan positif terhadap penyelenggaraan roda pemerintahan dan percepatan pembangunan di Kabupaten Sumba Barat Daya,” kata Ratu Wulla.

Respons dan Kesiapan Birokrasi

Di tempat yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya, Drs. Etmundus N. Nau, mengingatkan pentingnya kedisiplinan serta kepatuhan terhadap kode etik ASN. Menurutnya, pemda tidak akan ragu mengevaluasi kinerja para PNS secara berkala.

“Kami berharap para ASN baru ini segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja di OPD masing-masing. Tunjukkan integritas dan kedisiplinan tinggi. Kehadiran saudara-saudari harus menjadi bagian dari solusi penguatan kinerja instansi, bukan malah menambah beban birokrasi,” ujar Etmundus N. Nau.

Sementara itu, salah seorang perwakilan PNS formasi 2024 yang baru dilantik mengungkapkan rasa syukur dan kesiapannya untuk mengabdikan ilmu serta keahliannya bagi kemajuan Sumba Barat Daya.

“Hari ini adalah awal dari tanggung jawab besar yang kami terima. Kami siap menjalankan amanah ini dengan penuh dedikasi, menjaga integritas, dan memberikan pelayanan terbaik yang ramah serta solutif bagi seluruh masyarakat Sumba Barat Daya,” ungkapnya mewakili rekan-rekannya.

Melalui penambahan tenaga profesional baru di ranah jabatan fungsional ini, Pemkab Sumba Barat Daya optimistis mutu pelayanan publik di berbagai sektor—seperti pendidikan, kesehatan, dan teknis pembangunan—akan semakin presisi, inklusif, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga.***