“Penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus, memerlukan perhatian yang sangat serius. Diabetes sering kali tidak bergejala pada tahap awal, namun jika tidak dideteksi dan ditangani secara dini, dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan yang berat,” tegas Bupati Ratu Wulla.
TAMBOLAKA, TIMESNTT.COM — Peningkatan kualitas derajat kesehatan masyarakat, khususnya dalam penanggulangan penyakit tidak menular (PTM), menuntut kolaborasi lintas sektor yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan dunia usaha. Deteksi dini dan kemudahan akses pengobatan menjadi kunci utama menekan laju komplikasi kesehatan yang membahayakan warga di daerah.
Komitmen nyata tersebut diwujudkan melalui peluncuran kolaborasi strategis antara Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dan PT Kalbe Farma Tbk dalam integrasi pemeriksaan diabetes melitus melalui program Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta penyerahan bantuan obat, yang dipusatkan di Kuliner Center Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Senin (12/10/2026).
Acara peluncuran kolaborasi kesehatan ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi daerah. Tampak hadir Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla bersama Wakil Bupati Sumba Barat Daya Dominikus Alphawan R. Kaka.
Dari pihak korporasi, hadir jajaran manajemen puncak PT Kalbe Farma Tbk, di antaranya Head of Corporate Sustainability PT Kalbe Farma Tbk Abi Nisaka, Area Business Manager Kalbe Farma Cabang Kupang Adhi Murdhani, perwakilan Kalbe Farma Tbk Arie Wibowo, Isa Dwiyono dari Kalbe Nutritionals, serta tim PT Kalbe Farma Tbk Ajie Syaffei dan Ade Purnama.
Hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten SBD, para Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala Dinas Kesehatan beserta jajaran, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, kepala puskesmas, tenaga medis, dan ratusan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Sumba Barat Daya Ratu Ngadu Bonnu Wulla menyampaikan apresiasi mendalam dan sambutan hangat atas kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh dunia usaha bagi warga di Tanah Maraada Mandora.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Barat Daya dan seluruh masyarakat, kami menyambut baik dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada PT Kalbe atas komitmen, kepedulian, dan kolaborasinya. Kegiatan yang juga dilaksanakan dalam rangka menyambut HUT PT Kalbe ini menjadi bukti nyata hadirnya dunia usaha dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat di daerah kami,” ujar Ratu Ngadu Bonnu Wulla.
Bupati mengingatkan bahwa ancaman penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus (kencing manis), memerlukan perhatian klinis yang sangat serius karena karakternya yang kerap tersembunyi pada tahap awal.
“Penyakit tidak menular, khususnya diabetes melitus, memerlukan perhatian yang sangat serius. Diabetes sering kali tidak bergejala pada tahap awal, namun jika tidak dideteksi dan ditangani secara dini, dapat menimbulkan berbagai komplikasi kesehatan yang berat,” tegas Bupati Ratu Wulla.
Ia menggarisbawahi bahwa tema sinergi untuk meningkatkan deteksi dini melalui cek kesehatan gratis ini sangat sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan dasar bagi warga pedesaan di bawah semangat “Sehatkan Bangsa”.
Bantuan Ribuan Vial Insulin untuk Pasien
Selain pemeriksaan gula darah massal secara gratis, momentum peluncuran kerja sama ini juga diwarnai dengan penyerahan bantuan kemanusiaan berupa pasokan obat esensial bagi para penderita diabetes di Sumba Barat Daya.
“Salah satu bentuk dukungan nyata PT Kalbe pada hari ini adalah penyerahan bantuan 2.500 pcs insulin secara gratis bagi pasien dan masyarakat. Bantuan ini sungguh sangat berarti untuk memperkuat akses, memperkuat pengobatan, dan memastikan keberlanjutan terapi bagi para penderita diabetes melitus di Sumba Barat Daya,” ungkap Bupati dengan penuh rasa syukur.
Komitmen Berkelanjutan Dunia Usaha
Sementara itu, pihak manajemen PT Kalbe Farma Tbk melalui Head of Corporate Sustainability PT Kalbe Farma Tbk, Abi Nisaka, menyatakan bahwa kolaborasi dengan Pemkab SBD merupakan bagian dari tanggung jawab sosial korporasi untuk mendekatkan layanan preventif kepada masyarakat di wilayah Indonesia timur.
“Kami menyadari bahwa pencegahan jauh lebih efektif daripada pengobatan. Melalui program Cek Kesehatan Gratis dan penyaluran bantuan 2.500 pcs insulin ini, Kalbe ingin memastikan bahwa masyarakat Sumba Barat Daya mendapatkan akses deteksi dini dan penanganan diabetes yang memadai. Sinergi dengan Ibu Bupati dan jajaran Pemkab SBD ini adalah kehormatan bagi kami,” ujar Abi Nisaka.
Senada dengan hal tersebut, Area Business Manager Kalbe Farma Cabang Kupang Adhi Murdhani menambahkan bahwa pihaknya bersama para tenaga medis puskesmas setempat akan terus mendampingi para pasien dalam memantau kadar gula darah secara berkala, guna memastikan terapi pengobatan berjalan optimal.
Melalui sinergi lintas sektor ini, Pemkab Sumba Barat Daya optimistis tingkat kesadaran masyarakat terhadap kesehatan mandiri semakin meningkat, sekaligus menekan angka prevalensi komplikasi diabetes di masa mendatang.***

Tinggalkan Balasan